Pembesaran merupakan tahap paling akhir dalam budidaya
Lobster. Hasil akhir nya adalah lobster untuk keperluan
konsumsi atau untuk
lobster hias.
Hal yang pokok dalam budidaya lobster adalah kolam, benih, kualitas air, dan pakan.
Kolam untuk budidaya lobster pada prinsipnya sama dengan kolam untuk budidaya ikan
air tawar. Bisa kolam semen atau kolam tanah. Kedalaman yang optimal adalah antara 60 cm-1,5 m. Kedalaman kurang dari itu pun sebenarnya masih bisa di gunakan asalkan diberikan naungan yang cukup.
Yang membedakan kolam lobster dengan kolam untuk budidaya ikan adalah perlengkapannya. Kolam lobster harus dilengkapi dengan persembunyian untuk mengantisipasi sifat kanibalisme. Bahan yang biasa digunakan adalah paranet, potongan bambu, potongan pipa PVC atau daun kelapa. Selain itu bagian pinggir kolam harus dibuat licin untuk menghalangi kaburnya lobster.
Benih dipilih yang berkualitas yaitu benih berukuran 2 inci atau lebih dan berumur tidak lebih dari 2 bulan. Apabila ukurannya 2 inci tetapi umurnya lebih dari 2 bulan, benih tersebut sulit menjadi besar (kuntet).