Kontribusi Pertanian Bagi Pembangunan
Summary rating: 2 stars
4 Tinjauan
Kunjungan:
102
kata:
600
Diterbitkan di: Maret 07, 2008
Kontribusi Pertanian Bagi Pembangunan
Author : A.B. Kintu
Kebanyakan, jika tidak semua negara berkembang, pertanian memainkan peranan penting dan membentuk tulang punggung dari perekonomiannya. Di Uganda, pertanian menyumbang lebih dari 70% dari total populasi (rumah tangga) adalah para pekerja di bidang pertanian dan aktivitas lainnya yang terkait.
Kontribusi pertanian untuk pembangunan ekonomi dicerminkan dalam :
a. Persediaan bahan makanan dan bahan baku untuk beberapa sektor dari ekonomi. Di negara berkembang produksi makanan mendominasi sektor pertanian. Peningkatan dari laju pertumbuhan penduduk dipengaruhi oleh penurunan laju kematian, lambatnya kemunduran kesuburan, dan ekspansi dari populasi di kawasan industri menuntut permintaan makanan. Dengan cara yang sama, hasil pertanian digunakan di industri, seperti tekstil dan pemrosesan makanan dan sektor penyediaan dari bahan mentah.
b. Yang lainnya berperan dalam pembentukan pasar untuk produk industri seperti alat-alat dan perlengkapan pertanian, pupuk, dan mesin pertanian, peningkatan permintaan untuk keluaran industri menyebabkan perluasan sektor industri.
c. Pertumbuhan di bidang pertanian mempengaruhi devisa melalui ekport atau pendapatan devisa melalui eksport atau penyimpanan devisa melalui penggantian import. Tambahan pendapatan devisa dapat digunakan untuk mengimport barang modal untuk perkembangan sektor pertanian dan beberapa sektor ekonomi.
d. Untuk menyediakan suatu ''Kelebihan Investasi'' dari tabungan dan pajak untuk mendukung investasi di beberapa sektor lainnya dari ekonomi. Hasil pajak dari sekotor pertanian dapat digunakan untuk perluasan industri dan sektor jasa.
e. Perkembangan sektor pertanian menghasilkan beberapa pekerja yang produktif, meningkatkan pendapatan pedesaan, dan meningkatkan kesejahteraan umum dari populasi pedesaan. Itu mengijinkan petani pedesaan (petani) untuk memulai mengkonsumsi makanan bernutrisi tinggi, mengumpulkan barang tahan lama seperti rumah yang dilengkapi dengan listrik dan perlengkapan terbaik, menyediakan sepeda dan sepeda motor dan mendapatkan kepuasan langsung dari jasa seperti sekolah, pusat kesehatan, transportasi, dan komunikasi.
Merpertimbangkan dari kontribusi perkembangan pertanian, ekonom seperti Eider (1988) dan Clearcer (1993) memiliki pendapat jika memungkinkan, di untuk jangka panjang, suatu perubahan bentuk struktural pada hasil dan angkatan kerja, dalam perkembangan ekonomi, ke dalam sektor yang lainnya, harus ada aturan atau kebijakan jangka pendek dari perkembangan pertanian untuk memfasilitasi perubahan ini.
Ditulis dan digambarkan oleh : A.B. Kintu
.