Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Sains>Intrusi magma dan ekstrusi magma

Intrusi magma dan ekstrusi magma

oleh: oxlay    
ª
 
Proses pembentukan gunung api sering disebut dengan vulkanisme. Gunung api terbentuk karena adanya proses intrusi magma dan ekstrusi magma yang berasal dari lapisan dalam kulit bumi. Saat magma keluar dari dalam bumi akan membentuk timbunan. Semakin sering magma keluar dari dalam bumi, maka timbunan juga akan semakin tinggi. Dan timbunan yang tinggi inilah yang disebut dengan gunung.

Intrusi magma
Yaitu proses pergerakan magma dengan cara penyusupan yang belum sampai keluar dari permukaan bumi. Intrusi magma ini akan menghasilkan:
1. batolit, adalah batuan beku yang terbentuk di dalam dapur magma.
2. lakolit, adalah batuan beku yang terjadi pada dua lapisan litosfer yang bentuknya menyerupai lensa cembung.
3. sills, adalah sisipan magma yang membeku pada dua lapisan litosfer, berbentuk tipis dan lebar.
4. diatrema, adalah batuan hasil intrusi magma yang memotong lapisan litosfer.

Ekstrusi magma
Yaitu proses pergerakan magma yang sudah sampai keluar permukaan bumi karena adanya tekanan dari dalam bumi. Ekstrusi magma akan menyebabkan terjadinya letusan gunung api (erupsi).
Letusan gunung api (erupsi) berdasarkan bentuk lubang keluarnya magma dapat dibedakan menjadi:
1. erupsi ligier atau erupsi melalui tekanan.
2. erupsi areal.
3. erupsi sentral.

Proses erupsi sentral dapat membentuk tiga macam gunung api, yaitu sebagai berikut:
1. gunung api perisai.
2. gunung api maar.
3. gunung api strato.

Berdasarkan kekuatan letusan dan kandungan mineral yang dikeluarkan, letusan gunung api atau erupsi dapat dibedakan menjadi dua, yaitu:
1. erupsi eksplosif, yaitu erupsi yang menyebabkan ledakan akibat tekanan yang sangat kuat. Material yang dikeluarkan berupa padat dan cair.
2. erupsi efusif, yaitu erupsi yang tidak menimbulkan ledakan, karena tekanannya tidak begitu kuat. Material yang dikeluarkan berupa material cair.

Diterbitkan di: 23 September, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    faktor penyebab terjadinya intruksi dan ekstruksi magma! Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    apa yang di maksud eripsi eksplosif? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    faktor faktor apa saja yang mempengaruhi letusan gunung berapi ? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    MENGAPA JIKA SALAH SATU KEANEKARAGAMAN HILANG MEMPENGARUHI KESTABILAN EKOSISTEM Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    apakah yang di maksud erupsi efusif.? ( 1 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    erupsi yang tidak menimbulkan ledakan .karena tekanan nya tidak begitu kuat .material yang d keluarkan berupa material cair 12 Desember 2012
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    jelaskan dan sebutkan ekstrusi magma ( 1 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    Kalo jelaskan udah ada di atas tinggal di jelaskan, kalo untuk yg contoh tinggal kasih contoh gunung yg berbentuk strato/maar/perisai 28 Nopember 2012
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    apa,apa? ( 1 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    apa ja boleh 30 September 2012
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    tuliskan 2 contoh ekstrusi magma Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    kurang terperinci Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    apa dampak dari intrusi magma Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
  1. 1.

    ..

    makasih buat ilmu nya

    0 Nilai 14 September 2012
X

.