Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Sains>Pemberontakan Andi Aziz di Makassar

Pemberontakan Andi Aziz di Makassar

oleh: Ebitsaja     Pengarang: Drs I Wayan Badrika; M.Si
ª
 
Pemberontakan Andi Aziz di Makassar

Pemberontakan ini terjadi di Sulawesi Selatan di bawah pimpinan Kapten Andi Aziz. Latar belakang terjadinya pemberontakan ini adalah kaena sikap menolak akan masuknya pasukan APRIS dari TNI ke Sulawesi Selatan.

Kapten Andi Aziz adalah perwira KNIL yang baru diterima masuk kedalam APRIS. Pada tanggal 30 Maret 1950, ia bersama pasukannya menggabungkan diri ke dalam APRIS di hadapan Letnan Kolenel A.J Mokoginta (Panglima Tentara dan Teritorium Indonesia Timur).

Sementara itu, berita akan datangnya pasukan TNI dibawah pimpinan H V Worang ke Makassar, ternyata sangat mengkhawatirkan pasukan KNIL yang dipimpin oleh Andi Aziz. Oleh karena itu, Andi Aziz menyatakan bahwa pasukannya sebagai pasukan Bebas dan melakukan serangan terhadap markas-markas TNI di Makassar. Pasukan Andi Aziz berhasil menawan beberapa orang prajurit TNI termasuk Letkol A J Mokoginta.

Pada tanggal 5 April 1950, Perdana Menteri Negara Indonesia Timur Ir PD Diapari mengundurkan diri karena tidak menyetujui apa yang dilakukan oleh Andi Aziz. Pada tanggal 21 April 1950, Wali Negara Indonesia Timur , Sukawati mengumumkan bahwa Negara Indonesia Timur bersedia lebur ke dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Untuk mengatasi gerakan yang dipimpin oleh Andi Aziz, pada tanggal 8 April 1955 Pemerintah RIS menginstruksikan agar andi aziz dalam waktu 4x24 jam datang melaporkan diri ke Jakarta untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Pada saat bersamaan, sebuah pasukan ekspedisi dikirimkan ke Sulawesi Selatan di bawah pimpinan Kolonel AE Kawilarang. Andi Aziz diminta untuk menyerahkan pasukannya, mengembalikan senjata-senjatanya serta membebaskan sanderanya. Andi Aziz sebenarnya berniat menyerahkan diri namun terlambat melaporkan ke Jakarta sehingga ia ditangkap dan dicap sebagai pemberontak.

Dengan tertangkapnya andi aziz, maka pasukannya menjadi lemah dan gerakanya dapat diakhiri dan keamanan wilayah Sulawesi Selatan dapat dipulihkan lagi.

Sumber : Sejarah Nasional Indonesia Dan Umum Untuk SMU Kelas 3 Oleh Drs I Wayan Badrika, M.Si
Diterbitkan di: 12 April, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    tokoh dalam pemberontakan andi azis ( 1 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    Tentu saja Kolonel Andi Aziz sebagai tokoh utama 04 Maret 2013
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    diamana pat tertangkapnya adi aziz ..dan dimana ka tempat persembunyian para anggota atan rekan reizkan adi az Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
  1. 1. asman

    useful

    berguna informasi untuk tugasku

    7 Nilai 13 April 2011
X

.