Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Sains>Plus Minus Pengelompokan Kelas Unggulan

Plus Minus Pengelompokan Kelas Unggulan

oleh: IbnueSZoneShvoong    
ª
 
Puncak perjuangan dalam menyiapkan peserta didik kelas VI SD / MI ,kelas IX SMP / MTs & kelas XII SMA / SMK , agar perkemembangan maksimal telah terlewatkan. Perasaan bahagia dan kecewa baru saja kita saksikan. Kini gaung tantangan ke depan telah dibunyikan.
Slogan yang tidak asing bagi kalangan pendidik berkumandang .”Hari ini harus lebih harus baik dari pada hari kemarin.”Fenomena menentang pelaksanaan UN tidak ingin penulis paparkan. Yang terpenting bagaimana mempersiapkan peserta didik ke depan agar lebih berkembang optimal,sekaligus berbudi luhur ,melalui jalur formal sejalan dengan pendapat saudara Kusmin:”…marilah kita menyiapkan generasi muda yang cemerlang ,memiliki jiwa nasionalis dengan menggarap pendidikan moralanak di masing masing keluarga,”(Jawa Pos Radar Semarang,15/7/2008).
Dalam Permendiknas RI No.34 tahun 2007 ,pasal 3 menyebutkan : Hasil UN digunakan sebagai salah satu pertimbangan untuk: a)Pemetaan mutu satuan dan /atau program pendidikan ; b) Seleksi masuk jenjang pendidikkan berikutnya ;c) Penentuan kelulusan peserta didik dari program dan/atau satuan pendidikan; d)Pembinaan dan pemberian bantuan kepada satuan pendidikan dalam upaya peningkatan pendidikan.
Mencermati pasal tersebut , suatu institusi sekolah menempuh bergagai upaya dan cara untuk mengembangkan peserta didik agar maksimal.Dengan tujuan berikutnya , peserta didik mampu melanjutkan ke jenjang pendidikan lebih tinggi,baik dari SD ke SMP / MTs ke SMA / SMK dan atu dari SMA / SMK ke perguruan tinggi .Evaluasi telah dilakukan .Selanjutnya program ke depan segera dilaksanakan.
Program tersebut diantaranya adlah membahas plus minus pengelompokan kelas unggulan,dengan cara mengelompokan prestasi peserta didik dari kelas sebelumnya,yaitu peringkat 1 sampai dengan 40 ditempatkan di kelas A ,sedangkan selebihnya dicampur secara acak dan merata pada kelas yang berikutnya.
Sisi Minus Kelas Unggulan
Sisi minus yang mencuat kepermukaan dari sudut pandang diantara guru adalah, guru sering lalai begitu dia mengajar dibawah kelas unggulan .Metode yang mereka pakai terkadang disamakan dengan kelas unggulan.Sehingga berefek negatif , menganggap kelas tersebut “ bodoh “dan dalam memperlakukan nya menjadi malas , serta berimbas mengajarnya menjadi marah- marah / selalu mencari kambing hitam dengan dalih meningkatnya kenakalan dan merosotnya tingkat kepatuhan peserta didik.
Sisi Plus Dari Kelas Unggulan
Guru mampu mengembangkan potensi siswa didik dikelas unggulan menjadi maksimal.Artinya guru dalam mengajar dan mendidik pada kelas unggulan dapat menciptakan persaingan yang ketat.Sehingga berefek positif,yaitu persaingan siwa meningkat.Secara otomatis guru mampu mengadakan pengayaan peningkatan materi ajar secara cepat pula.Siswa didik sangat diuntungkan dan tidak miudah bosan ( jika berada dikelas acak ,karena terpaksa menunggu siswa yang lambat dalam menerima materi dari gurunya ),melainkan semakin terpacu untuk memperoleh nilai terbaik. Dengan terbentuknya kelas unggulan , guru berasumsi bahwa siswa didik mampu mengembangkan dirinya seoptimal mungkin pada kelas unggulan. Pada gilirannya dapat meningkatan nilai rerata output kelulusan ,terutama mapel UN.
Dari fakta tersebut, penulis berasumsi bahawa guru mampu mengatasi persoalan sisi negative yang terungkap pada uraian di depan .Sehingga sewaktu mengajar &mendidik pada kelas yang bukan unggulan ,menerapkan metode yang berbeda ,dengan yang diterapkan pada kelas unggulan.Yaitu menyadari ,bahwa kelas bukan unggulan membutuhkan kesabaran dan ketelatenan dalam mengelola dan memotivasi peserta didiknya.Guru supaya mengingat dan menyadri kembali bahwa masing-masing peserta didik mempunyai kepribadian yang berbeda dan unik.Sehingga dalam penanganannyapun membutuhkan cara-cara yang unik pula.
Berdasarkan paparan tersebut ,diharapkan kita dapat memutuskan keputusan tepat,bulat dan kompak,sehingga dapat mengeliminir sekecil mungkin dari sisi negatifnya.Dengan tujuan yang lebih luas bagwa terbentuknya kelas unggulan sangat menguntungkan dari pada hanya dibentuk kelas acak ( campuran ).
Mengoptimalkan Masing-masing Komponen Sekolah
Fenomena pembentukan kelas unggulan perlu mendapat kesepakatan dan pemahaman yang sama.Tidak kalah pentingnya adalah mengoptimalkan masing-masing peran guru pda posisinya masing-masing.Mulai dari peran wali kelas ,guru BP/BK,staf sekolah dan terlebih kepala sekolah .Peran wali kelas .Alangkah bijaksananya jika wali kelas mampu memotivasi siswa dengan tepat pula. Peran guru Bimbingan Penyuluhan ( BP ),sangat diperlukan oleh siswa,karena mereka sedang menghadapi masa peralihan dari mas anak-anak menuju ke masa remaja ( dewasa ) dalam rangka mencari identitas diri.Sehingga persoalan yang muncul pun sangat beragam dan perlumendapat penanganan dan unik pula.Dengan kecerdasan guru BP pulalah dapat mengarahkan,membimbing dan memotivasi siswa menjadi maksimal pula.
Peran staf sekolah .Komponen staf sekolah idialnya mampu sebagai motivator bagi guru-guru yang lain,terutama guru UN . Secara kontinyu ,staf sekolah wajib memprogramkan pertemuan minimal satu kali disetiap bulannya.Yaitu untuk mengadakan evaluasi ,kemudia hasil kesepakatan ditindak lanjuti menuju perbaikan.
Peran kepala sekolah . Dari semua paparan tersebut akan berjalan secara ideal,tegantung dari dukungan dan sudut pandang kepala sekolah ,selaku pemegang otoritas disuatu institusi sekolah tersebut.
Berdasarkan paparan tersebut ,hal paling mendasar yang tidak boleh kita abaikan adalah pentingnya evaluasi secara terus menerus dan kekompakan dalam bekerjasama,dari berbagai komponen sekolah.Terutama para staf dengan seijin dan dukungan di bawah koordinasi kepala sekolah.Akankah tunas-tunas bangsa yang kita dambakan dapat berkembang optimal.
Diterbitkan di: 10 Januari, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    apa masalah yg di timbulkan dari pengelompokan kemampuan antar kelas terserbut ? Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.