• Daftarkan diri
  • ‎Apakah Shvoong itu?‎
  • Masuk
    Masuk
    Ingat user ID ini. Lupa password anda?

Buat rangkuman pengetahuan manusia di Shvoong.

.

Halaman Utama Shvoong>Sains>Kegiatan Kreatif Bagi Anak Cerdas

.

Kegiatan Kreatif Bagi Anak Cerdas

oleh : PanicSurfer    

Pengarang : Lara Fridani S.Psi
                    Melatih kecerdasan anak sejak dini sangat penting dan dianjurkan. Selain melepaskan anak
                    untuk terus berimajinasi atas dasar kemauannya sendiri, kita bisa melatih dan memberikan beberapa kegiatan untuk anak terus berkreasi dengan kreatif. Apa saja kegiatan kreatif tersebut.
                  • Bercerita dan Menceritakan Kembali
                  Kegiatan ini cukup menarik bagi anak-anak. Karena tidak banyak yang bisa melakukan kegiatan bercerita dan menceritakan kembali oleh sebagian anak-anak. Dibutuhkan pemikiran cepat dan kreatif untuk bisa mengulang cerita dan menambahkan sedikit karangan. Guru atau orangtua yang terbiasa menceritakan dongeng sebelum tidur merupakan contoh baik yang bisa ditiru oleh sang anak. Menanyakan sesuatu kepada anak tentang hari-harinya di sekolah, apa saja yang didapat sang anak, adalah latihan tepat untuk menstimulasi kreatifitas bercerita.
                • Bermain Pura-pura/peran
                Banyak sekali kreatifitas yang akan anak dapatkan saat mereka diminta untuk berperan. Menjadi seseorang lain dan berpura-pura mengalami sesuatu pada sebuah cerita merupakan pengalaman menyenangkan bagi anak. Aspek lain yang berkembang adalah berkembangnya rasa sosialisme, emosi dan sebagainya. Anda bisa bergabung dengan permainan cerita sang anak, berperan dan mendorong kreatifitas yang dimunculkan sang anak.
              • Melukis/Menggambar
              Jika kita melihat dulu waktu kecil kita bisa menggambar dengan meniru, maka saat sekarang Anda cermati anak Anda untuk lebih bisa menggambar dengan mendapatkan idenya sendiri. Ajaklah anak ke dalam ruangan satu dengan yang lain. Rekreasi bisa membantu anak menemukan ide sendiri, dan mulailah membantunya menggambar dengan memberi semangat. Jika anak merasa bingung apa yang harus digambar, tunjuklah sesuatu untuk digambarnya, kemudian mintalah dengan tulus agar anak menggambar sesuatu yang berbeda. Biasanya contoh digunakan hanya untuk memancing kreatifitas anak.
            • Kegiatan Visual Arts atau Membuat Prakarya
            Unsur kreatif yang terdapat pada kegiatan ini adalah mencipta, berkreasi dan mengekplorasi. Anak-anak bisa menempel, mencetak dan menggunting. Kemampuan kognitif dan perkembangan saraf motorik anak akan meningkat melalui kegiatan ini.
          • Main Pasel
          Memasang potongan-potongan dari bentuk yang beraneka ragam akan membantu mengembangkan cara berpikir anak. Kecepatan dan kejelian sang anak bisa terlihat pada permainan pasel. Bantulah anak mengerjakan sendiri paselnya. Agar anak terlatih untuk mandiri. 
        • Main Balok
        Pada kegiatan ini, layaknya arsitek kecil seorang anak akan mampu membuat bangunan dari ide sendiri meskipun masih berupa susunan balok. Memasang balok-balok kecil dengan rapi atau bahkan bisa dibuat sebagai menara meningkatkan sistem keseimbangan berpikir anak. Mainan robot yang bisa dibongkar pasang juga membantu anak lebih kreatif.
      • Mencampur Cat
      Merupakan kegiatan yang banyak mengandung unsur seni. Anak yang bisa memainkan warna dengan baik dan indah, sudah terlihat bakat di bidang seninya. Pada permainan cat, guru atau orangtua harus selalu mendampingi. Tujuannya adalah menghindari anak-anak memakan cat atau benda-benda lainnya yang mengandung bahan kimia.
    • Membentuk Plastisin
    Kegiatan ini berpengaruh pada sistem motorik anak. Anak-anak dibiarkan mengolah p;astisin menjadi bentuk yang beraneka macam sesuai pemikiran anak. Guru dan orangtua hanya memberi contoh saja dalam hal menggunakan plastisin dan bentuk sederhana, selanjutnya harus diserahkan kepada kreatifitas anak.
  • Menari
Kegiatan yang sarat akan kesenangan ini sangat baik. Sistem motorik dan aktifitas memfungsikan seluruh gerak dan indra tubuh terdapat pada kegiatan menari. Gerak motorik anak akan terlatih dengan cepat dan aktif. Jika anak suka dengan tarian dan cepat dalam mengikuti gerakan tari yang dicontohkan, maka perkembangan motorik dan daya ingat anak sangatlah baik. Dalam memberi contoh tarian kepada anak, tidak diperbolehkan adanya pemaksaan contoh. Biarkan anak bergerak dengan sendiri terlebih dulu mengikuti alunan musik yang ada. Setelah anak menemukan kesenangan mengikuti musik, barulah memasukkan gerakan baru yang akan diajarkan. Setelah itu kita tinggal melihat bagaimana sang anak memodifikasi sendiri gerakannya. Lakukan kegiatan ini dengan menyenangkan bersama iringan musik ceria yang disukai anak.
Selamat Mencoba!
Diterbitkan di: Juli 16, 2009
Mohon ringkasan ini dinilai : 1 2 3 4 5

Bookmark & share this post

.