Charl Fourie, pria asal Johannesburg berhasil menciptakan sebuah alat bernama Flame Blaster. Alat itu kemudian digunakan
untuk mencegah terjadinya aksi pembajakan atau perampasan
mobil yang dilakukan penjahat bersenjata. Flame Blaster adalah sebuah alat yang terdiri atas tabung gas dan corong berpemantik elektris yang terpasang di bagian bawah mobil. Jika ada orang bermaksud membajak mobil, si pengendara tinggal menginjak sebuah pedal yang akan menyemburkan aliran gas, yang lantas disulut oleh alat pemantik.
Fourie mengatakan alat yang kali pertama dibuatnya 1998 itu sempat terjual hingga 800 buah. Namun alat itu kini tak diproduksi lagi karena memicu kontroversi. Kasus perampasan mobil di Afsel termasuk yang tertinggi di dunia di mana rata-rata dalam setahun terjadi 16.000 kali perampasan, yang mengakibatkan terjadinya pula 60 kasus pembunuhan. Masih tingginya angka kriminalitas, bisa jadi Flame Blaster perlu diproduksi lagi.