• Daftarkan diri
  • ‎Apakah Shvoong itu?‎
  • Masuk
    Masuk
    Ingat user ID ini. Lupa password anda?

Buat rangkuman pengetahuan manusia di Shvoong.

.

Halaman Utama Shvoong>Sains>Agrobacterium-mediated transformation of the wild orchid

.

Agrobacterium-mediated transformation of the wild orchid

oleh : Andipriyanta    

Pengarang : Endang Semiarti, Ari Indrianto, Takaaki Ishikawa, Yasushi Yoshioka, Yasunori Machida
Agrobacterium – media transformasi Anggrek liar spesies Phalaenopsis amabilis
Tanaman anggreak Phalaenopsis amabilis
adalah tanaman hias bernilai ekonomis tinggi. Keberadaannya hampir punah karena banyak diburu dari hutan-hutan tropis di Indonesia. Untuk melestarikannya diperlukan upaya keras dari semua fihak. Dilakuan eksperimen dengan metode transformasi menggunakan bakteri tanah Agrobacterium tumefaciens yang telah disisipi gen KNAT1 berfungsi untuk pembentukan banyak tunas sehingga diharapkan dari satu protocorm (biji anggrek yang mulai tumbuh) membentuk sebanyak 50 sampai 60 tunas. Setiap tunas akan dapat ditumbuhkan secara invitro menjadi tanaman. Metode transformasi tersebut dengan merendam protocorm pada larutan Luria Bertani (LB) didalamnya ditumbuhkan bakteri Agrobacterium tumefaciens yang disisipi dengan gen merangsang pembentukan tunas pucuk/SAM (shoot apical meristem). Setelah 30 menit ditiriskan dan dibilas dengan media NP (new phalaenopsis) lalu ditiriskan kembali 30 menit kemudian ditanam pada media NP padat. Diharapkan Agrobacterium tersebut telah menginfeksi protocorm dan memasukan plasmid (DNA bakteri) yang didalamnya telah telah terangkai dengan gen KNAT1, sehingga akan menginduksi terbentunya banyak tunas. Selain gen KNAT1 juga ikut dimasukan gen NPTII yang menyebabkan tanaman resisten terhadap antibiotik kanamycin. Gen KNAT1 yang terangkai dengan NPTII akan membuat protocorm tahan ditanam pada media yang mengandung antibiotik kanamycin, sehingga menjadi media seleksi, protocorm yang hidup menandakan gen KNAT1 telah masuk (insert) sedangkan yang tidak tumbuh tentu saja mengindikasikan gen tersebut tidak insert. Hasil yang diperoleh menunjukan gen KNAT1 menginduksi pembentukan 8 sampai 29 tunas. Selain menginduksi tunas ternyata sampai berumur 16 minggu tanaman anggrek Phalaenopsis amabilis mengalami perubahan bentuk daun menjadi bentuk terumpet, segi empat dan mediolaterally. Selanjutnya daun akan kembali ke bentuk normal.
Diterbitkan di: Desember 22, 2008
Mohon ringkasan ini dinilai : 1 2 3 4 5

Bookmark & share this post

.