• Daftarkan diri
  • ‎Apakah Shvoong itu?‎
  • Masuk
    Masuk
    Ingat user ID ini. Lupa password anda?

Buat rangkuman pengetahuan manusia di Shvoong.

.

Halaman Utama Shvoong>Sains>Semua MAHLUK HIDUP SELALU BERPUASA

.

Semua MAHLUK HIDUP SELALU BERPUASA

oleh : bocah_info    


PERNAH lihat bagaimana pepohonan di negara empat musim menggugukan daunnya menjelang musin dingin ?, atau juga mengapa di
Indonesia pohon jati terkenal meranggas pada musim kemarau? Juga beberapa hewan melakukan tidur panjang pada musim-musim tertentu? Apakah mereka tidak menderita sakit atau kelaparan?
Tidak, yang mereka lakukan adalah cara menyesuaikan diri terhadap kondisi alam. Pepohonan harus menghemat ”makanan” menjelang musim dingin, saat dimana matahari tidak bersinar seperti biasanya. Pohon Jati meranggas, yaitu menggugurkan daunnya, agar mengurangi ”penguapan” air dari daun pada musim kemarau.
Beberapa hewan juga melakukan ”tidur panjang” selama musim dingin, dikenal dengan HIBERNASI, seperti beruang, tupai. Mereka telah ”dibentuk” oleh alam agar melakukan penghematan selama musim dingin.
Ada juga juga binatang yang ”berpuasa” karena hal-lain, seperti saat dalam perjalanan jauh mencari makan pada burung-burung dan ikan paus. Lalu berpuasa saat pertama kali ”lahir” ke dunia, seperti laba-laba dan anak ayam. Dan juga ulat akan berpuasa selama menjadi kepompong, sebelum ”berubah” menjadi kupu-kupu.
Diterbitkan di: September 26, 2008
Mohon ringkasan ini dinilai : 1 2 3 4 5

Komentar

Showing 1 out of 1   Tambahkan komentar Anda
  1. 0 Tinjauan 04 Oktober 2008
    1

    Alam mengajari kita untuk saling menghormati

    Melalui karya ciptaan-Nya, sebenarnya Sang Pencipta sedang menunjukkan bahwa menyesuaikan diri antara manusia satu dengan yang lainnya, kelompok yang satu dengan yang lainnya, suku yang satu dengan yang lainnya, agama yang satu dengan yang lainnya adalah cara yang paling efektif agar hidup ini tetap harmonis. Dalam kenyataan, alam adalah salah satu gambaran betapa heterogennya hidup dan makhluk hidup di dunia ini. Namun alam masih sangat bersahabat di dalam berbagai perbedaannya. Perbedaan tidak harus menjadi alasan untuk menekan, atau bahkan melenyapkan sebagian dari ciptaan Tuhan. Hal lain

Bookmark & share this post

.