MANA yang ibu kamu lebih suka lakukan, merebus air pada panci terbuka, atau tertutup? Benarkah menutup panci akan mempercepat air “mendidih”? atau justru dengan menutup panci justru akan “menaikkan” tekanan dan akan “memperlama” air mendidih? Mana yang benar? Bagaimana sebaiknya yang harus kamu lakukan jika ingin cepat membuat air “mendidih”?
Kamu tentu berpikir bahwa dengan menutup panci, maka akan ada “panas” yang tertahan dan akan membuat air lebih cepat mendidih. Yes, kamu betul. Penjelasan ilmiahnya adalah bahwa pada saat air dipanaskan dan temperaturnya naik, makin banyak uap air yang terbentuk di atas permukaan air tersebut.
Uap air ini merupakan “energi” yang dapat menaikkan temperatur air, artinya jika kamu “menjaga” supaya uap air ini tidak “lari” dengan menutup panci, maka kamu sudah “membantu” mempercepat menaikkan temperatur (air akan cepat mendidih). Situasi yang sama terjadi jika kamu meniup makanan atau minuman yang panas sebelum kamu santap. Sewaktu kamu “meniup” sebenarnya adalah “membuang” molekul-molekul “panas” dipermukaan makanan yang kamu tiup.
Namun kamu juga harus ingat, bahwa dengan menaikkan tekanan, akan menaikkan juga temperatur, artinya jika kamu menambah tekanan pada air yang kamu rebus, maka air itu akan semakin lama mendidih. Tapi panci yang kamu perlukan supaya kondisi itu terjadi bukanlah panci “biasa” yang ada di rumah kamu.
Panci khusus untuk keperluan itu disebut pressure cooker. Dengan pressure cooker kamu dapat memasak dengan suhu lebih tinggi dari 100 C, dengan waktu yang relatif singkat. Kamu tentu pernah mendengar bandeng PRESTO, yang artinya bandeng yang dimasak dengan menggunakan panci Pressure cooker.
Nah sudah jelas kan? kamu akan lebih cepat memasak air dalam panci tertutup, dan hanya panci PRESTO lah yang dapat membuat kamu memasak dengan suhu lebih tinggi.***
Abstrak lain tentang Merebus AIR DAPAT LEBIH CEPAT DENGAN MENUTUP PANCINYA