Physiognomy adalah
seni meramal dengan mengamati bentuk mata, hidung, gigi, dan telinga. John of Indagine mempublikasikan sebuah buku mengenai seni meramal ini pada 1531 dimana ia melukis sejumlah wajah dengan bentuk hidung, mata, dan telinga yang berlainan berikut interpretasinya. Ia membuat teori bahwa mata yang bundar dan besar menunjukkan integritas dan kesehatan yang bagus. Sedangkan mata yang kecil dan cekung adalah pertanda iri hati, kedengkian, dan curiga.
Buku lainnya dipublikasikan dalam 1533 (Compendium of Physiognomy) dikarang oleh Bartolommeo Cocle. Beliau malah mengklaim mata yang besar dan bundar menunjukkan kemalasan dan plin-plan, jauh beda dari pernyataan John of Indagine.
Berbagai interpretasi telah diberikan mengenai wajah yang bundar, kotak, bujur, besar, kecil, dan lain sebagainya. Ada pula studi mengenai jarak di antara hidung, telinga, dan mata yang menunjukkan sesuatu mengenai seseorang. Bahkan menurut para ahli itu, berbagai bentuk rahang menunjukkan banyak sekali hal. Apakah
takdir tertulis di wajah? Saya tidak tahu dan saya yakin tak seorangpun bisa mengetahuinya. Tapi masa depan wajah tertentu bisa diasosiasikan dengan karakteristik yang tertentu pula….
Ringkasan lain tentang Physiognomy