Hasil perikanan
dapat digolongkan menurut jenisnya, asal atau tempat hidupnya dan berdasarkan
kandungan lemaknya Berdasarkan jenisnya,
ikan digolongkan sebagai: ikan bertulang belakang dan bersirip (yang dikenal
sebagai “ikan”), dan ikan yang tidak bertulang belakang dan tidak bersirip
(dikenal sebagai kerang-kerangan/moluska, udang-udangan/krustasea, sefalopoda dan
jenis-jenis hasil perikanan lainnya). Moluska memiliki
tubuh yang lunak dan badan umumnya diselubungi oleh rumah kerang yang terbuat
dari bermacam-macam mineral, dengan kalsium sebagai mineral utamanya. Anggota moluska antara lain kerang (remis,
tiram), abalone, scallops dan mussels. Krustasea
memiliki badan yang terbungkus oleh kerangka keras yang tersusun dari kitin (chitin) dan bersekat-sekat. Contoh golongan krustasea antara lain udang,
lobster dan kepiting. Sefalopoda memiliki tubuh yang lunak, tanpa dilindungi
oleh kerangka keras ataupun cangkang, contohnya cumi-cumi (squid) dan gurita (octopus). Hasil perikanan lainnya diantaranya adalah
ubur-ubur, teripang dan krill.
Dilihat
dari kandungan lemaknya, ikan digolongkan menjadi ikan berlemak rendah (kadar
lemak kurang dari 2%) contohnya kerang (clam),
lobster, bekasang, bawal dan gabus; ikan
berlemak sedang/medium (kadar lemak 2 – 5%) contohnya ikan mas (carp), rajungan (crabs) dan ikan ekor kuning; dan ikan berlemak tinggi (kadar lemak 6
– 20%), contohnya mackerel, salmon, sardin, tuna, tawes, sepat, tembang dan belut.
Berdasarkan
habitat tempat hidupnya, dikenal ikan air tawar, ikan laut dan ikan anadromus. Ikan air tawar (contohnya gurami, patin, mas,
mujair, gabus, lele, nila, tawes dan lain-lain) hidup di kolam, danau, sungai
dan tambak. Ikan laut (kakap, kembung,
bawal, tenggiri, tuna, salmon dan lain-lain) hidup di laut sementara ikan dari
kelompok anadromus (contohnya ikan salmon) dapat berpindah dari air laut ke air
tawar untuk bertelur. Kelompok ikan laut
dapat dibagi lagi menjadi dua golongan, yaitu ikan pelagik dan ikan demersal Ikan dari golongan pelagik hidup di daerah
permukaan air laut, contohnya tuna, bawal, mackerel,
lemuru, ikan teri dan ikan terbang. Golongan
ikan demersal hidup di tempat yang dalam atau di dasar laut, contohnya adalah
ikan cod, kakap dan hiu.
Elvira Syamsir - Dept. Ilmu dan Teknologi Pangan, IPB (081317897127)
Abstrak lain tentang Penggolongan hasil perikanan