Tanaman Sendokan
(Plantago major L)
Nama Lokal = Daun
sendok (Jawa), Rumput Urat (Rejang) / Ki Urat (Sunda), Orik Pepah (Dayak
Kendayan)
Tanaman
sendokan merupakan tanaman herbasius merumput yang habitatnya di lereng gunung.
Tanaman ini mudah berkembang biak karena bijinya mudah tumbuh di tanah lembab,
dan dari batang merayapnya dapat tumbuh tanaman baru.
Manfaat
tanaman sendokan adalah sebagai obat gangguan ginjal, kaki terkilir, penyakit
mag, penyakit gatal-gatal, penyakit thypus, penurun panas, beri-beri
basah, dan dapat digunakan sebagai sayuran. Untuk gangguan ginjal dan thypus,
daun tanaman sendokan diambil 30 gram dan direbus dengan 3 gelas air hingga
mendidih dan hingga tersisa satu gelas air. Satu gelas air tersebut diminum 2
kali sehari sebanyak 3 sendok makan tiap kali minum.
Untuk
kaki terkilir, bagian yang digunakan adalah daun. Daun dimemarkan dan digunakan
untuk memijit kaki yang terkilir.
Untuk
penyakit mag, bagian yang digunakan adalah daun. Daun dirajang, kemudian
dikeringanginkan. Untuk pengobatan, daun diseduh dengan air hangat.
Untuk
penurun panas, bagian yang digunakan adalah daun. Daun dapat langsung digunakan
dengan ditempelkan di kening, atau untuk hasil yang lebih maksimal daun
ditumbuk terlebih dahulu.
Untuk
gatal-gatal, ramuan I adalah seperempat
genggam daun sendok dan satu genggam daun sambiloto. Semua bahan dicuci
hingga bersih, direbus dengan 500 ml air hingga tersisa sekitar 250 ml. Diminum
dua kali sehari sebanyak setengah gelas setiap kali minum.
Untuk
penyakit beri-beri basah, bagian yang digunakan adalah daun. Untuk pengobatan,
daun ditumbuk dan dibalurkan di bagian yang sakit.
Ramuan
II adalah batang brotowali 2 jari, daun sendok 2 lembar, rimpang temulawak 1
jari, dan air 3 gelas. Semua dibersihkan, direbus dengan air sampai mendidih.
Setelah air tinggal 11/2 gelas, rebusan disaring. Diminum 3 kali sehari
masing-masing ½ gelas.