• Daftarkan diri
  • ‎Apakah Shvoong itu?‎
  • Masuk
    Masuk
    Ingat user ID ini. Lupa password anda?

Buat rangkuman pengetahuan manusia di Shvoong.

.

Halaman Utama Shvoong>Sains>Perubahan Karbohidrat Beras Selama Penyimpanan

.

Perubahan Karbohidrat Beras Selama Penyimpanan

oleh : anin     

Pengarang : Elvira Syamsir

Lebih dari 90% bagian kernel beras adalah karbohidrat.  Gula reduktif (contohnya maltosa) meningkat
dan
gula non reduktif (contohnya sukrosa) menurun selama penyimpanan pada suhu
25° C atau lebih besar. Sebaliknya, degradasi karbohidrat menjadi CO2 sangat
kecil, tetapi bisa menjadi signifikan pada kadar air lebih dari 14% dan suhu tinggi.  Kandungan total pati juga tidak mengalami
perubahan yang cukup besar selama penyimpanan, walaupun terjadi sedikit
perubahan pada sifat-sifat pati. 
Perubahan berat molekul pati dan komponennya (amilosa dan amilopektin)
walaupun kecil tapi cukup berarti. 
Enzim-enzim, seperti amylase, menginisiasi proses sintesa dan degradasi
pati beras selama penyimpanan. Terjadinya perubahan dalam kekerasan (hardness), konsistensi gel, dan
viskositas memerlukan waktu sekitar tiga bulan. 
Sehingga, penilaian tekstur hendaklah dilakukan setelah sample disimpan
selama minimal tiga bulan.  Perubahan
tekstur terutama terjadi pada beras dari varietas yang tinggi amilosanya.  Penyimpanan dingin akan mengawetkan
daya kohesif (cohesiveness).
Diterbitkan di: Maret 24, 2008
Mohon ringkasan ini dinilai : 1 2 3 4 5

Bookmark & share this post

.