Halaman Utama Shvoong > Sains > Iradiasi Pangan

.

Iradiasi Pangan

Summary rating: 2 stars 7 Tinjauan
Pengarang : Elvira Syamsir
Ringkasan oleh : anin
Kunjungan : 259  kata: 300   Diterbitkan di: Maret 23, 2008


Iradiasi pangan adalah suatu teknik pengawetan
pangan dengan menggunakan radiasi ionisasi secara terkontrol untuk membunuh
serangga, kapang, bakteri, parasit atau untuk mempertahankan kesegaran bahan pangan.
Sinar
gamma, sinar x, ultra violet dan elektron yang dipercepat (accelerated electron) memiliki cukup energi untuk menyebabkan
ionisasi.

Pangan diiradiasi dengan berbagai tujuan:  menghambat pertunasan (sprouting, misalnya pada kentang), membunuh parasit Trichinia (daging babi), mengontrol
serangga dan meningkatkan umur simpan (sayur dan buah), sterilisasi (rempah), mengurangi
bakteri patogen (daging). 

Iradiasi merupakan proses ‘dingin’ (tidak melibatkan
panas) sehingga hanya menyebabkan sedikit perubahan penampakan secara fisik dan
tidak menyebabkan perubahan warna dan tekstur bahan pangan yang diiradiasi.  Perubahan kimia yg mungkin terjadi adalah penyimpangan
flavor dan pelunakan jaringan.

Selama proses iradiasi, produk pangan menyerap
radiasi.  Radiasi akan memecah
ikatan kimia pada DNA dari mikroba atau serangga kontaminan.  Organisme kontaminan tidak mampu memperbaiki
DNAnya yang rusak sehingga pertumbuhannya akan terhambat.  Pada iradiasi pangan, dosis iradiasi tidak
cukup besar untuk menyebabkan pangan menjadi radioaktif. Walaupun begitu, proses
iradiasi sendiri masih menghasilkan kontroversi, baik di dalam maupun di luar negeri.



Abstrak lain tentang Iradiasi Pangan
Mohon ringkasan ini dinilai : 1 2 3 4 5


Tambahkan komentar Anda Tidak ada komentar

Read Free Summaries - Write and Get Paid

Summarize Human Knowledge on Shvoong. Join us!

------