Buaya dikenal sebagai hewan prasejarah yang masih
bertahan tanpa mengalami perubahan struktur tubuh selama jutaan
tahun. Namun,
sejak kapan buaya mulai beradaptasi
hidup di dua alam masih menjadi misteri
sains yang belum terpecahkan. Mata rantai evolusi buaya yang terputus itu
sedikit terjalin dengan ditemukannya fosil reptil mirip buaya di Brasil. Fosil
predator yang
memiliki panjang sekitar 1,7 meter itu berumur 80 juta tahun atau
berasal dari Periode Cretaceous Akhir.
"Ini penting bagi sains karena spesimen
tersebut secara teori merupakan penyambung antara buaya primitif yang hidup
antara 80-85 juta tahun lalu
dan spesies buaya modern," kata Ismar de
Souza Carvalho dari Universitas Federal Rio de Janiero, Brasil, Kamis (31/1)
lalu. Spesies tersebut diberi nama Montealtosuchus arrudacamposi yang diam,bil
dari nama tempat ditemukannya, Monte Alto, di Sao Paulo, dan nama ilmuwan lokal
yang menggalinya pertama kali tahun 2004, Arruda Campos. Hewan tersebut
memiliki struktur tubuh mirip buaya, namun moncongnya lebih panjang dan hidup
sepenuhnya sebagai predator di darat.
Abstrak lain tentang Mata Rantai Evolusi Buaya Ditemukan di Brasil