Halaman Utama Shvoong > Ilmu Pasti > Ekosistem budidaya polikultur

.

Ekosistem budidaya polikultur

Summary rating: 4 stars 31 Tinjauan
Pengarang : arahmat
Ringkasan oleh : arahmat
Kunjungan: 682
kata: 300
Diterbitkan di: Juli 21, 2007
Polikultur adalah suatu sistem budi daya untuk menghasilkan lebih dari satu produk dalam satu lahan, dimana pada kesempatan ini dibahas polikultur di air payau. Udang windu, bandeng dan rumput laut adalah primadona bagi petani tambak.

Udang windu : 


Hidup di jenis tanah liat, slinitas 10-30 ppt, suhu air 26-30 derajat celcius, pH 7,5 -8,5, kedalaman 0,75 - 1M, kecerahan 25-30 cm, oksigen terlarut 4 - 8 mg/ L

Bersifat noktural mencari makan di malam hari dan memakan kelekap, plankton, lumut-lumutan, diatom, benthos, cacing dan detrius

Bandeng: 


Hidup di jenis tanah liat berpasir, salinitas 15-25 ppt, suhu air 26 - 32 derajat celcius, pH 7,5 - 9, kedalaman 0,4 - 1M, kecerahan 30-50 cm, oksigen terlarut > 5,0 mg / L 

Bersifat diurnal mencari makan di siang hari memakan kelekap, gangang, bakteri, ptotozoa, cacong sang adang renik

Rumput Laut:
 


Hidup di jenis tanah pasir berlumpur, salinitas 13 - 30 ppt, suhu air 20-28 derajat celcois, pH 6-9, kedalaman 0,5 - 1M

Di siang hari pensuplai oksigen

sebagai filter bagi rambak

tempat tumbuhnya plankton dan benthos

tempat persembunyian udang windu dan bandeng
Dari ketiganya terlihat memiliki sifat Euryhalin yaitu tahan terhadap suhu yang tinggi, rentang terhadap pH dan salinitas.

Hubungan antara udang windu, bandeng dan rumout laut adalah simbiosis mutualisme ( hubungan yang saling menguntungkan satu sama lainnya )

Bagian thalus atau batang semua rumput laut yang mati dan mengakibatkan timbulnya kelekap, kelekap yang membusuk  akan menganggu pertumbuhan rumpit laut sementara udang windu dan bandeng menyukai sekali kelekap sebagao makanan pokoknya.

Kompotitor udang windu, bandeng san rumput laut adalah alga hijau dan plankton , dimana alga dan plankton akan menempel pada rumput laut sehingga menganggu perumbuhan  rumput laut, dan kelebatan alga akan menganggu udang windu untuk bergerak , disamping kelekap, alga sangat disukai oleh bandeng sehingga populasi alga dapat di tekan


Mohon ringkasan ini dinilai : 1 2 3 4 5


Please sign in to add your comment Total comments in this abstract : 3

Komentar

Showing 3 out of 3   Please sign in to add your comment
  1. good

    suadi

    21 Juli 2007

    tulisannya cukup bagus

  2. bagus

    kurniasari

    21 Juli 2007

    tulisannya kurang lengkap terlalu to the point

  3. kritik

    steward

    21 Juli 2007

    bagus sekali walau pembahasannya tp thr point

Read Free Summaries - Write and Get Paid

Summarize Human Knowledge on Shvoong. Join us!

------

Recent Shvoongers

  • amibroker
  • AsepSuryana
  • herro
  • jurnalis
  • DenKun
  • Kharis
  • nilna
  • AryaGuna
  • airakheisa
  • Rakyat
  • kusuma
  • tomaz
  • insansains
  • deleon
  • PermataPratiwi
  • KireinaLie

.