Naskah drama 8-10 orang
Tentang persahabatan remaja
Judul : one-two-three-four
Setting : masa SMA dengan kontes dancer antar sekolah. Persaingan antara Geng C1 dan Geng C2 yang akhirnya menjadi sebuah tim yang kompak untuk kejuaraan tingkat kabupaten
Pemain :
1. Yasmin : Penari 1
2. Wulan : Penari 2
3. Ade Irma : Penari 3
4. Windi : Penari 4
5. Fe : Penari 5
6. Anggi : Penari 6
7. Riri : Penari 7
8. Tasya : Penari 8
9. Shakila : Ibu Guru Seni Budaya
10. Juri
Resume 1 : untuk menyambut perayaan hari kemerdekaan RI tanggal 17 Agustus maka sekolah kami mengadakan berbagai kompetisi salah satunya adalah kompetisi dance yang disambut meriah oleh anak-anak perempuan dari kelas 1 sampai kelas 3. Sekolah kami terdiri dari 18 kelas dengan kelas 1 ada 6 kelas, kelas 2 ada 6 kelas dan kelas 3 juga ada 6 kelas. Setiap kelas dapat memberikan grup dancenya sebanyak 2 grup.
Setting 1
Satu minggu telah berlalu dari pengumuman festival pagelaran seni sekolah, lokasi dirumah Yasmin untuk melakukan latihan dance oleh Geng C1.
Yasmin : lan, pada kemana ni Irma dan Windi ? (sambil melihat jam yang ada di pergelangan tangannya dengan wajah kesal)
Wulan : ga tau nih, tadi ku hape katanya lagi di jalan. (wulan sedang memegang hapenya)
Eh, itu mereka ! (sambil menunjuk ke arah Irma dan Windi)
Yasmin : ah, gimana sih kalian, liat nih udah jam setengah lima nih.
Irma : iya, sorry.. tadi beli jajan dulu soalnya.
Windi : iya, yasmin jangan marah dong.
Wulan : udah, yok kita mulai sekarang, ambil posisi masing-masing.
Yasmin : one-two-three-four
Dan musik pun terdengar dari radiotape, mereka mulai beraksi dengan gerakan yang lincah.
Di lain tempat Geng C2 pun juga sedang latihan dance juga.
Setting 2
Geng C2 telah selesai latihan dan sedang beristirahat.
Fe : eh tau ga, Geng C1 juga hampir setiap hari latihannya
Anggi : iya ? wah mereka pasti jadi saingan terberat kita.
Tasya : baguslah.. itu jadi sebuah motivasi buat kita.
Riri : betul tuh..
Setting 3
Tiba hari H yang di tunggu-tunggu, setelah hari pertama di lalui para peserta dengan menampilkan seluruh kemampuan dan kekompakan maka dihari kedua adalah babak final dengan menyisakan 5 grup dance yang terbaik dari hari pertama.
Juri : setelah melihat kemampuan dari para grup dance hari ini yang terbaik dari babak penyisihan hari pertama, maka juri memutuskan untuk juara ke tiga di raih oleh kelas 2-4. Untuk Juara ke dua dan juara pertama juri kewalahan memberikan keputusannya karena itu juri akan memberikan pooling kepada penonton yang menyaksikan kemampuan dari rekan-rekan kita. Kami akan memberikan kertas kosong untuk di isi siapakah yang berhak menjadi juara pertama kita. Geng C1 ataukah Geng C2.
Maka panitia pun memberikan secarik kertas kepada para penonton. Dan hasilnya:
Juri : dari perhitungan kertas yang telah diberikan maka dengan ini juri mengumumkan yang berhak menjadi juara pertama adalah Geng C1………
Windi : yesssss, kita menang!!
Yasmin : Alhamdulillah, jerih payah kita terbayar kawan-kawan.
Riri : (menangis mendengar keputusan juri) huuuuuuuuh….
Fe : ah, sudahlah Ri jangan menangis kita tetap menang kok walaupun juara ke dua.
Tasya : iya Ri…. Kita juga sedih kok tapi nggak apa-apa.. kita kan juara duanya.
Setting 3
Ibu guru Shakila memanggil kedua grup Geng C1 dan Geng C2 ke ruangan BP. Dengan saling tidak enakan kedua geng berkumpul dalam ruangan tersebut.
Shakila : anak-anak sengaja ibu memanggil kalian kemari, karena ada hal yang ingin ibu bicarakan dengan kalian. Kalian adalah juara dance di sekolah ini.
Wulan : betul bu, ada apa bu?
Shakila : satu bulan lagi ada pagelaran seni di tingkat kabupaten, setiap sekolah diundang untuk memberikan perwakilannya mengikuti setiap kontes yang ada.
Yasmin : jadi kami menjadi perwakilannya bu?
Shakila : iya, dengan syarat kalian menjadi 1 grup dance, dan jadi 1 tim yang kompak dan dapat menampilkan kemampuan yang terbaik. Bagaimana ?
Fe : terserah geng C1 bu, kita siap-siap aja kok, iya kan kawan-kawan..?
Riri : ya betul…
Yasmin : oke, baiklah, nanti sore jam 4.30 kita kumpul di rumah ku. Tapi bu kalo bisa ibu datang ya,
Wulan : iya bu, tolong ibu bimbing kami untuk pertama kali…. Kami pasti turuti arahan ibu.
Shakila : baiklah… nanti sore InsyaAllah ibu datang… tapi kalian janji hadir tepat waktu ya. Dan buang semua rasa benci diantara kalian. Karena ini bukan untuk pribadi atau kelompok tapi untuk nama sekolah kita!
Semua : (serempak) iya bu.
bersambung