Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Hiburan>Drama>Contoh Cerpen; Guruku Idolaku

Contoh Cerpen; Guruku Idolaku

oleh: miftachudin    
ª
 
Keadaan ini terjadi tahun yang lalu tepatnya waktu aku masih duduk di bangku kelas 2 SMA. Seperti biasa pagi itu aku berangkat ke sekolah dengan segala keadaanku. Bel tanda pelajaran dimulai dan baru satu kelas memulai pelajaran dengan diajar oleh ibu guru yang cantik. Guru tersebut menjadi idola teman laki-laki. Setelah 3 jam pelajaran kami istirahat. Sendau gurau teman-teman terdengar mengisi waktu istirahat kami. Bel berdentang kembali, pelajaran dimulai dengan Bapak Guru langsung mendatangiku untuk meminta buku yang aku pinjam dari beliau. Alangkah terkejutnya aku setelah tahu buku yang aku pinjam dari pak guru tersebut raib hilang tak berbekas lagi. Aku pun gelagapan bingung apa yang harus aku katakan pada pak guruku tersebut. Untung pak guru yang baik hati tersebut memaklumi dan tidak minta aku mengganti.
Waktu istirahat ke-2 tika dan aku tidak menyia-nyiakan waktu itu untuk mencari. Kutemukan buku tersebut di dalam laci meja temanku. Aku menanyainya tetapi apa yang aku terima, tamparan keras mendarat di wajahku. Aku pun reflek membalas, untung teman-teman cepat melerai. Sejak saat itu aku dendam dengan orang tersebut. Tiga bulan berlalu tes cawu pun kami jalani, tes demi tes aku jalani menjelang hari terakhir tes cawu terakhir selesai. Satu demi satu temanku keluar kelas, hanya tinggal aku sendiri. Aku berjalan keluar, sesampai bangku kedua aku menemukan sebuah ponsel (HP). Aku ambil dan aku tahu siapa pemilik HP tersebut, tak lain dan tak bukan adalah orang yang dulu pernah menamparku. Aku tahu karena satu kelas yang mempunyai HP hanya dia. Aku pun senang dendamku telah terlampiaskan dan ponsel itu tidak akan aku kembalikan. Tapi setelah aku pikir-pikir, hati kecilku berkata “Apakah pantas aku memiliki brang orang lain?” aku pun merenung untuk mengambil keputusan.
Keesokan harinya aku berangkat sekolah seperti biasa. Kucari yang punya HP yang kutemukan kemarin. Ku kembalikan HP tersebut, dia amat berterima kasih kepadaku dan minta maaf karena dulu pernah menamparku. Setelah kejadian itu ia akrab dan baik sekali terhadapku.
Diterbitkan di: 12 Oktober, 2010   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    MASAK SIH SEGITHU 1000 KATA Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    1000 kata Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    ga ada unsur guru samasekali -___- Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    test Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    mana kok gk da crita yang berjudul "guruku" ? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    Mengapa format pembuatan resensi tidak sama antara pendapat yang satu dengan yang lain. hal ini menyebabkan seorang guru bingung dalam menjelaskan muridnya, pendapat siapa yang akan digunakan. ( 2 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    apa ini 13 Oktober 2013
  1. Jawaban  :    Resensi sama halnya dengan abstrak, jadi hanya berisi hal-hal penting mengenai ide pokok dalam tulisan aslinya. Biasanya resensi tidak lebih dari 300 kata. Ringkas jelas padat. 04 Maret 2012
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.