Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

www.vivanews.com

oleh: AntonST    
ª
 
12.00 /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-style-parent:""; line-heigh t:115%; font-size:11.0pt; font-family:" Calibri","sans-serif"; mso-fareast-font-family:"TimesNew Roman"; mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} Lapangan sepak bola yang baik adalah lapangan sepakbola yang mampu memuaskan penglihatan para penonton sepak bola. Lapangan sepak bola harus terlihat hijau, artinya terdiri atas rumput yang terawatt dan segar. Di Indonesia terdapat banyak club sepakbola yang memiliki para pemain tangguh, tetapi tidak setangguh pemain asal eropah. Gerakan pemain sepak bola Indonesia cukup kelihatan lamban. Ketika terjadi hujan maka gerakan mereka semakin lamban dan lebih banyaak tidaak terkontrol disebabkan lapangan sepak bola menjadi licin. Arah pantulan bolapun menjadi sulit ditebak apabila terdapat banyaak genangan air. Rumput yang hijau menjadi kelihatan tidak hijau, melainkan kelihatan berlumpur. Sehingga permainan sepakbola yang tadinya berada dilapangan sepak bola yang kering berubah menjadi seperti bermain sepak bola di tengah sawah. Banyak uapay yang dilakukan oleh pihak pembangun lapangan sepaak bola. Saya punya solusi berbeda dalam membangun lapangan sepak bola. Teknologi saya begitu sederhana, kecuali mungkin rumput harus didatangkan dari luar negeri yaitu China. Teknologi sederhana maksudnya adalah menggunakan produk agregat local. Jumlah waktu bermain sepak bola adalah 2 x 45 menit ditambah 2 x 15 menit jika terdapat perpanjangan waktu bermain apabila terjadi seri. Jadi total permainan sebesar 120 menit atau 2 jam. Perkiraan hujan terjadi adalah 2 jam sebelum permainan dimulai sampai permainan selesai. Pada umumnya jika terjadi hujan lebat, permainan ditunda, kecuali jika hujan turun pada saat bermain, tetapi saya memberikan solusi yang terbaik. Hujan diperkirakan sangat lebat selama 4 jam. Jadi debit air diperkirakan terjadi selama 4 jam. Air yang masuk ke lapangan harus terserap dengan cepat. Teknologi untuk menyerap air sudah banyak dilakukan di Eropah termasuk Amerika seperti dalam permainan Football. Mereka menggunakan bahan lapisan plastic khusus dibawah lapisan pasir dan rumput dengan kedalaman tertentu. Tetapi saya memberikan solusi berbeda. Saya menggunakan karpet, sebab karpet lebih murah, lebih tahan lama, dan memiliki pori-pori yang lebih rapat sehingga mampu menahan pasir diatasnya. Caranya demikian : Lapangan sepakbola harus digali sedalam 1 meter sampai dengan 1,5 meter sama rata disetiap permukaan lapangan. Hasil galian harus disingkirkan. Lapisan pertama harus diganti dengan agregat batu dan kerikil tidak lolos saringan no.20mm. jadi semua lumpur dan pasir pasti lolos saringan nomor 20mm. lapisan agregat tidak lolos saringan 20mmm, baik berbentuk batu besar atau kecil harus diatur sedemikian rupa setebal 60 cm, tujuannya untuk memberikan angka pori yang cukup besar apabila hujan terjadi, air langsung masuk kedalam pori-pori antar batu. Kemudian diatas agregat batu dan kerikil tersebut dipasangkan karpet yang cukup tebal. Harga karpet tidak terlalu mahal jika harus menutupi semua lapangan sepakbola. Diatas karpet dipasang agregat pasir yang harus lolos saringan no.200, artinya tidak mengandung lumpur. Untuk menghilangkan lumpur ada dua cara yaitu dengan cara menyaring dengan saringan no.200, tidak butuh waktu lama untuk melakukan kegiatan tersebut. Cara yang kedua adalah dengan membutuhkan banyak sekali air untuk menghilangkan lumpur. Kemudian Agregat lolos saringan No.200 dihamparkan diatas karpet. Disisakan ketebalan sekitar 5cm atau 10cm lapisan bagian atas untuk media rumput. Lapisan terakhir adalah lapisan tanah yang bebas batu, sehingga lapangan menjadi empuk. Rumput dapat dipakai diatasnya. Sehingga lapangan tidak membutuhkan selokan lagi, selokan yang dalam akan membahayakan bagi kaki para pemain atau penonton, apalagi jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Air dengan mudah terserap, permainan menjadi lebih enak dilihat. Selamat Bertanding.
Diterbitkan di: 22 Juli, 2012   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.