Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Hiburan>Film>Opini Film Pathology

Opini Film Pathology

oleh: supermaster    
ª
 
ini benar-benar permainan gila dari para dokter di bagian forensik yang sehari-harinya bertugas membedah mayat

sebelum membakarnya jika tidak ada yang pernah datang mengakui dan mengambil mayat-mayat tersebut.

Permainan analisis mengenai bagaimana mayat-mayat tersebut bisa tewas antar sesama dokter bedah mayat

menjadi topik yang paling seru selama dalam pembedahan.

Dr. Gray yang baru saja pulang dari Afrika adalah khusus mempelajari bidang ini. Dia dapat menganalisa

kebelakang secara tepat mengenai apa yang terjadi pada mayat tersebut lengkap dengan trik-trik matinya mayat

tersebut.

Namun ternyata tim ahli bedah forensik yang baru di gabung Dr. Gray ternyata sungguh tidak bisa di bayangkan

perilakunya. Mereka ternyata tidak hanya mencoba menganalisa apa yang terjadi dan ternyata mereka

mempraktikkan trik-trik tersebunyi tersebut pada individu hidup. Namun karena trik yang mereka gunakan untuk

membunuh individu hidup itu begitu rapi dan begitu tersembunyi sehingga tidak terdeteksi sama sekali oleh pihak

berwajib.

Pihak rumah sakit juga tidak pernah mengetahui pola perilaku mereka yang di luar batas kemanusiaan ini sehingga

pada suatu hari Dr. Gray sendiri mengakhiri permainan gila dengan meledakkan semua rekan setimnya dalam

ruangan pembakaran. Selain itu juga ada kegilaan lain yakni para dokter rekan setimnya ternyata menggunakan

jenis narkoba khusus sebelum mereka memainkan mayat-mayat secara keji di ruang pembakaran sebelum

mereka membakarnya ke dalam tungku khusus.

Namun rupanya salah satu rekan Dr. Gray yang tidak terbunuh dalam ledakan di ruang bawah tanah berbalik

memburu dan membunuh tunangan Dr. Gray sendiri. Berhasil. Dr. Gray memang gagal menyelamatkan

tunangannya namun ia berhasil membalaskan dendam kematian tunangannya.

Film ini menawarkan kesadisan dan gila. Selain itu juga di perlihatkan cara-cara dokter bedah forensik tersebut

membelek mayat dan memperlihatkan organ-organ dalam tubuh manusia. Walaupun begitu film ini layak di tonton

terutama buat mereka yang senang nonton film thriller dan pembunuhan. Tidak di sarankan untuk mereka yang

masih di bawah umur 18 tahun karena selain mengandung kekerasan juga banyak adegan dewasanya.
Diterbitkan di: 11 Desember, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    love scenes nya soooo hooouttt Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.