Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Hiburan>Film>Hentai , Pornoaksi dalam animasi

Hentai , Pornoaksi dalam animasi

oleh: syurya     Pengarang : Irma
ª
 
Mungkin hampir semua orang pernah menonton anime ( animasi made in japan ) seperti Sailor Moon , Doraemon , detektif Conan dan kapten Tsubasa . Hentai hanyalah salah satu dari versi animasi jepang yang bisa tampil diberbagai media .

Di Jepang , produk animasi dengan tokoh tokoh kartun ( termasuk didalamnya anime , manga , dan game komputer ) yang mengandung pornografi disebut Hentai .Menurut Wikipedia , bagi orang Jepang , hentai adalah ekspresi artistik dari pornografi. Hentai juga digunakan untuk mengekspresikan fantasi seksual yang biasanya sulit untuk diwujudkan dengan objek manusia hidup. Misalnya , adekan seks manusia dengan alien yang wujudnya mirip gurita .

Bahayanya adalah bahwa kebanyakan para orang tua dan anak anak kadang kadang tidak mengetahui kalau anime , manga , dan game komputer yang mereka beli itu ternyata hentai .Bahkan mungkin tidak semua penjaga toko piranti lunak bajakan mengetahui kalau isi hentai game tersebut sangat tidak layak untuk dikonsumsi oleh anak anak . Sehingga hentai game dipajang bersebelahan dengan game untuk anak anak .

Karena mungkin tidak banyak yang bakal menyangka bahwa tokoh berwajah imut tanpa dosa beradegan porno layaknya orang dewasa. .Kandungan pornografi hentai games ( yang sering disebut bishoujo games ) ternyata sangat tinggi. Bahkan jauh lebih tinggi dari majalah Playboy Indonesia yang pernah menghebohkan itu . Tidak hanya adegan telanjang , tetapi juga adegan adegan seks ,dari halus hingga kasar ( seperti pemerkosaan dan S & M ) . Kadang juga menyinggung soal incest .

Walaupun menurut aturan resminya , baik di Jepang maupun internasional , hentai games hanya untuk konsumsi orang dewasa , namun aturan batasan umur tidak pernah diterapkan dengan baik di Indonesia .
Disinilah peran orang tua .Sebagai orang tua, kita harus ekstra hati hati dan mau mencari tahu apakah games tersebut aman untuk anak anak .Orang tua jangan sampai tertipu dengan tampilan hentai games , yang kadang kadang menyamar seperti game animasi baik baik , dengan memasang gambar ala Sailor Moon , gadis gadis berwajah polos berseragam sekelolah dan sebagainya.

Pencantuman rating game dari Entertainment Software Rating Board ( ESRB ) kadang kadang juga menyesatkan .Ada beberapa hentai games yang mendapatkan rating E ( Everyone ) , padahal seharusnya M ( Mature ).

Kesimpulannya ya hati hati.
Diterbitkan di: 29 Juni, 2008   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
  1. 1. hepcore

    di butuhkan perubahan asumsi

    di indonesia masih banyak yang berendapat bahwa filem kartun atau tokoh-tokoh yang berwujud gambar berwarna itu milik anak-anak. Namun hal ini berbeda adanya untuk di luar Indonesia, khususnya Jepang. Filem kartun atau Anime memang dikonsumsi tidak saja hanya untuk anak-anak, tetapi juga remaja bahwa orang tua (dewasa) hal ini yang membuat perkembangan filem kartun di Jepang lebih pesat dibanding di negara lain, terutama indonesia tentunya. Bahkan kurangnya produktifitas kreator animasi di indonesia ini pun tidak kalah penting untuk ditingkatkan dan dicetuskan untuk segera memproduksi lebih b

    1 Nilai 29 Mei 2009
X

.