Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Bisnis & Keuangan>Teknologi - Manajemen Operasi>Metode Dalam Peramalan Permintaan Operasi

Metode Dalam Peramalan Permintaan Operasi

oleh: haneff    
ª
 
Metode-metode peramalan permintaan dapat dibagi ke dalam tiga kategori utama :
1. Metode ekstrapolasi atau deret berkala (time series)
Metode ekstrapolasi menggunakan riwayat permintaan masa lalu dalam membuat ramalan untuk masa depan. Sasaran metode ini adalah mengidentifikasi pola data historis dan mengekstrapolasi pola ini untuk masa mendatang. Proses ini dapat disamakan dengan mengendarai mobil sambil melihat hanya melalui kaca spion. Tetapi, jika cakupan waktu peramalan pendek, metode ekstrapolasi memberikan hasil cukup baik.

2. Metode peramalan kausal atau penjelasan (explanatory)
Metode peramalan kausal mengasumsikan bahwa permintaan akan suatu produk bergantung pada satu atau beberapa faktor independen (misalnya, harga iklan, harga pesaing, dan sebagainya). Metode ini berusaha menetapkan hubungan antara variabel yang akan diramalkan dengan variabel-variabel independen. Setelah hubungan ini ditemukan, nilai-nilai masa mendatang dapat diramalkan cukup dengan memasukkan nilai-nilai yang sesuai untuk variabel-variabel independen.

3. Metode kualitatif atau pertimbangan (judgment)
Metode kualitatif mengandalkan opini pakar(atau manajer) dalam membuat prediksi tentang masa depan. Metode ini berguna untuk tugas peramalan jangka panjang. Penggunaan pertimbangan (judgment) dalam peramalan, sekilas, tampaknya tidak ilmiah dan bersifat sementara. Tetapi, bila data masa lalu tidak ada atau tidak mencerminkan masa mendatang, tidak hanya alternatif selain menggunakan opini dari orang-orang yang berpengetahuan. Tetapi, ada cara yang baik dan cara yang buruk untuk mendapatkan pertimbangan ini sehingga pengaruh (bias) individual dapat diminimalkan seringkali, dalam situasi-situasi operasi, metode pertimbangan digunakan bersama metode ekstrapolasi atau metode kausal.

Sumber :
Elwood S. Buffa dan Rakesh K. Sarin. 1996. Manajemen Operasi dan Produksi Modern. Jilid 1. Edisi Kedelapan. Binarupa Aksara. Jakarta.

Diterbitkan di: 15 Juni, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    gimana klo prediksi manajement opersional 5 tahun kedepaan..?????? Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.