Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Kerangka Pemikiran

oleh: eagle2013    
ª
 
Dewasa ini industri tumbuh dan berkembang dengan pesat. Salah satu sektor industri yang mengalami persaingan cukup pesat adalah industri computer dan notebook. Notebook merupakan perlengkapan yang sangat diperlukan dalam berbagai hal, baik untuk menyelesaikan tugas-tugas sekolah, kuliah dan kerja. Industri notebook di Indonesia menunjukkan persaingan yang sangat tinggi.  Perkembangan zaman telah menyebabkan adanya kebutuhan manusia yang terus meningkat. Hal ini yang mendorong perusahaan untuk dapat mengembangkan dan menciptakan produk yang beragam denan menghasilkan keunggulan yang tepat. Oleh karena itu, setiap perusahaan harus berusaha memenuhi kebutuhan konsumen secara lebih baik dengan menggunakan strategi pemasaran yang efektif dan efisien agar dapat menarik minat konsumen untuk membeli dan menggunakan produknya. Salah satu usaha pemasaran yang dilakukan oleh perusahaan untuk dapat meraih persaingan pasar dengan cara malakukan positioning merek (brand positioning). Perusahaan dituntut untuk dapat mengidentifikasi segmen pasar yang dapat dilayani secara efektif, menentukan target pasar sasaran yang jelas, untuk dapat memposisikan produk perusahaan terhadap pesaingnya. Positioning adalah menetapkan posisi terbaik bagi produk yang ditawarkan dengan cara menanamkan citra produk dalam ingatan pembeli potensial di pasar sasaran, dengan merancang bauran pemasaran secara tepat. Menurut Kevin L.Keller (2008:98), brand positioning is at the heart of marketing strategy. It is the “act of desaigning the company’s so that it occupies a distinc and value place in the target customer mind”. Memposisikan merek adalah inti dari strategi pemasaran. Brand positioning adalah " tindakan mendisain perusahaan sedemikian rupa sehingga menduduki suatu perbedaan dan menghargai di dalam benak pikiran pelanggan sasaran ". Penetapan posisi dimulai dengan produk, yaitu barang, jasa, perusahaan, lembaga, atau bahkan orang. Namun, penetapan posisi bukanlah kegiatan yang anda lakukan terhadap produk. Penetapan posisi adalah kegiatan yang anda lakukan terhadap pikiran calon pelanggan. Positioning adalah strategi untuk memenangi dan menguasai benak pelanggan melalu produk yang kita tawarkan. Kartajaya (2007:2) menyebut positioning sebagai the strategy to lead your costomer credibly yaitu upaya mengarahkan pelanggan anda secara kredibel, artinya membangun kepercayaan berarti membangun kredibilitas, membangun kredibilitas berarti membangun positioning. Positioning menjadi penentu eksistensi merek, produk dan perusahaan dibenak pelanggan sehingga positioning merupakan reason for being bagi perusahaan. Michel porter menyebutkan positioning adalah inti dari strategi, memiliki positioning yang baik berarti keluar dari kerumununan merek. Positioning memiliki empat komponen penting, yaitu: product/brand, promotion, price and place. Product (Produk) adalah sekumpulan atribut dasar yang dirangkai menjadi sebuah bentuk yang dapat dikenali. Dalam pemasaran sebenarnya konsumen sedang mencari sekumpulan manfaat dari sekumpulan atribut. Produk menyediakan serangkaian manfaat. Dengan memahami hal ini para manajer pemasaran dapat menyediakan produk-produk yang memuaskan kebutuhan pasar sasaran tertentu. Menurut Kasali (2005: 527) beberapa strategi dalam positioning antara lain : (1)  Positioning adalah strategi komunikasi, yang dilakukan untuk menjembatani produk dengan calon konsumen, komunikasi berhubungan dengan atribut-atribut yang secara fisik maupun non fisik melekat pada produk. (2) Positioning bersifat dinamis, dimaksudkan sebagai strategi yang harus terus menerus dievaluasi, dikembangkan, dipelihara, dan dibesarkan. (3) Positioning berhubungan dengan event marketing, karena positioning berhubungan dengan citra dibenak konsumen, maka harus mengembangkan strategi marketing public relations (MPR) melalui event marketing yang dipilih yang sesuai dengan karakter produk. (4) Positioning berhubungan dengan atribut-atribut produk/merek, sebuah merek mempunyai diferrensiasi terhadap merek lain maka dibentuklah suatu positioning. konsumen pada dasarnya tidak membeli produk, tetapi mengkombinasikan atribut. Atribut-atribut itulah yang ditonjolkan produsen dalam positioning. (5) Positioning harus memberi arti dan arti itu harus penting bagi konsumen, jadi produsen harus mencari atribut-atribut yang dianggap penting oleh konsumen dan atribut-atribut yang dikombinasikan itu harus mengandung arti, atribut-atribut yang dipilih harus unik. (6) Positioning harus diungkapkan dalam bentuk suatu pernyataan, pernyataan ini selain memuat atribut-atribut yang penting bagi konsumen, harus dinyatakan dengan mudah, enak didengar, dan harus dapat dipercaya. Menurut Kotler dan Keller (2006:292) menjelaskan beberapa cara positioning yang dapat dilakukan pemasar dalam memasarkan produk kepada konsumen yang dituju, antara lain : (1) Positioning menurut atribut Ini terjadi bila suatu perusahaan memposisikan dengan menonjolkan atribut produk yang lebih unggul dibanding pesaingnya, seperti ukuran, lama keberadaannya, dan seterusnya. Misalnya Notebook hp dapat mengiklankan diri sebagai produk dengan kualitas terbaik. (2) Positioning menurut manfaat Dalam pengertian ini produk diposisikan sebagai pemimpin dalam suatu manfaat tertentu. Misalnya Notebook hp memposisikan diri sebagai notebook untuk orang-orang yang mencari kenyamanan, kemudahan dan lainnya. (3) Positioning menurut penggunaan atau penerapan Seperangkat nilai-nilai penggunaan atau penerapan inilah yang digunakan sebagai unsur yang ditonjolkan dibandingkan pesaingnya, missalnya Notebook hp memposisikan diri untuk melengkapi berbagai kegiatan pekerjaan dan sekolah. (4) Positioning menurut pemakai Ini berarti memposisikan produk sebagai yang terbaik untuk sejumlah kelompok pemakai. Dengan kata lain pasar sasaran lebih ditujukan pada sebuah atau lebih komunitas, baik dalam arti sempit maupun dalam arti luas. Misalnya Notebook hp dapat mengiklankan diri sebagai notebook-nya para orang sukses. (5) Positioning menurut pesaing Disini produk secara keseluruhan menonjolkan secara utuh dan diposisikan lebih baik daripada pesaing. Misalnya hp dapat beriklan banyak macam variasi produk dan kelengkapan ukuran jika dibandingkan dengan merek pesaingnya. (6) Positioning menurut kategori produk Disini produk diposisikan sebagai pemimpin dalam suatu kategori produk. Misalnya Notebook hp dapat memposisikan diri sebagai produk terbaik di kategori notebook. (7) Positioning harga Disini produk diposisikan sebagai menawarkan nilai terbaik. Misalnya Notebook hp diposisikan sebagai nilai terbaik untuk harga (dibandingkan penentuan posisi seperti kualitas tinggi, harga tinggi, atau harga termurah).
Diterbitkan di: 02 Juli, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.