Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Bisnis & Keuangan>Marketing & Penjualan>Definisi/Pengertian dan Manfaat Ekuitas Merek (Brand Equity)

Definisi/Pengertian dan Manfaat Ekuitas Merek (Brand Equity)

oleh: eagle2013    
ª
 
Durianto, dkk, (2001:1) mengatakan bahwa merek memberikan “nilai” sehingga total produk yang “bermerek” baik menjadi lebih tinggi dibandingkan produk yang dinilai semata-mata secara objektif. Salah satu pertimbangan yang dapat dikemukakan adalah reputasi tinggi merek yang baik tentunya tidak jatuh dari langit tetapi dibangun melalui proses yang bahkan tidak jarang memakan waktu ratusan tahun. Jika perkembangan merek itu memerlukan usaha sedemikian rupa, maka wajarlah muncul kompensasi tambahan nilai. 
Lebih lanjut Durianto, dkk, (2001:1) mengatakan bahwa ekuitas merek (brand equity) adalah seperangkat aset dan liabilitas merek yang berkaitan dengan suatu merek, nama, simbol, yang dapat menambah atau mengurangi nilai yang diberikan oleh sebuah produk atau jasa kepada perusahaan atau pada pelanggan perusahaan.
Menurut Davis yang dikutip oleh Simamora, (2002:50) mengatakan bahwa merek yang kuat (ekuitas merek) memperoleh manfaat berikut :
  1. Loyalitas memungkinkan terjadinya pembelian/transaksi berulang atau jika konsumen tersebut merupakan commited buyer, tidak hanya terhenti pada pembelian ulang, namun konsumen tersebut juga dapat menganjurkan/merekomendasikannya kepada orang lain.
  2. Merek yang kuat memungkinkan perusahaan menetapkan harga yang lebih tinggi (premium), yang berarti margin yang lebih tinggi bagi perusahaan.
  3. Merek yang kuat akan memberikan kredibilitas pada produk lain yang menggunakan merek tersebut. d. Merek yang kuat memungkinkan return yang lebih tinggi.
  4. Merek yang kuat memungkinkan diferensiasi relatif dengan pesaing yang jelas, bernilai dan berkesinambungan.
  5. Merek yang kuat memungkinkan fokus internal yang jelas.
  6. Merek yang kuat, dapat menciptakan toleransi konsumen terhadap kesalahan produk atau perusahaan, melalui loyalitas yang tinggi terhadap merek tersebut.
  7. Merek yang kuat menjadi faktor yang menarik karyawan–karyawan berkualitas, sekaligus mempertahankan karyawan–karyawan (yang puas).
  8. Merek yang kuat dapat menarik konsumen untuk hanya menggunakan faktor merek dalam pengambilan keputusan pembelian.

Diterbitkan di: 09 Juni, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    KENAPA ORANG LEBIH MEMILIH TEMPAT BELANJA YANG MURAH MESKIPUN JAUH TEMPATNYA.SEMENTARA ADA TEMPAT YANG DEKAT TAPI SEDIKIT MAHAL? ( 1 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    Dari sisi ekonomi akan menghemat pengeluaran. Biasanya orang melakukan pembelian sekaligus kebutuhannya untuk jangka panjang, misalnya untuk kebutuhan hidup 1 bulan. Dengan cara pembelian tersebut akan menghemat waktu dan paling penting biaya tentunya 22 Februari 2013
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    Bagaimana cara meningkatkan ekuitas merek??? ( 1 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    dengan cara memaksimalisasi kinerja dari perusahaan agar menciptakan produk yang lebih berkwalitas... 03 Januari 2012
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    arti atau mksd pembelian berulang cpntoh kalimat kuisioner nya apa ( 1 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    coba didiskusikan dengan dosennya bro... 23 Juli 2011
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.