Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Fungsi-fungsi Manajemen

oleh: myhoney     Pengarang : edipurwanto
ª
 

a. Perencanaan
Berarti bahwa para manajer memikirkan kegiatan-kegiatan mereka sebelum
di laksanakan. Berbagai kegiatan ini biasanya di dasarkan pada berbagai
metode, rencana atau logika, bukan atas dasar dugaan atau firasat.
Rencana-rencana di butuhkan untuk meberikan kepada organisasi tujuantujuannya
dan menetapkan prosedur terbaik untuk pencapaian tujuantujuan
itu, rencana memungkinkan:
1) Organisasi bisa memperoleh dan mengikat sumberdaya-sumberdaya
yang di perlukan untuk mencapai tujuan-tujuan.
2) Para anggota organisasi untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan yang
konsisten dengan berbagai tujuan dan prosedur terpilih.
3) Kemajuan dapat terus di monitor dan di ukur, sehingga tindakan korektif
dapat di ambil bila tingkat kemajuan tidak memuaskan.
Semua fungsi lainya sangat tergantung pada fungsi ini, di mana fungsi lain
tidak akan berhasil tanpa adanya perencanaan dan pembuatan keputusan
yang tepat, cermat dan kontinyu. Tetapi sebaliknya perencanaan yang baik
tergantung pelaksanaan efektif fungsi-fungsi lain. Fungsi perencanaan
antara lain mencakup: penetapan tujuan dan standart, penentuan aturan dan
prosedur, pembuatan rencana, dan peramalan apa yang akan terjadi dimasa
datang.
b. Pengorganisasian
Berarti bahwa para manajer mengkoordinasikan sumber daya-sumber daya
manusia dan material organisasi. Kekuatan satu organisasi terletak pada
kemampuanya untuk menyusun berbagai sumber dayanya dalam mencapa
suatu tujuan. Semakin terkoordinasi dan terintegrasi kerja
organisasi,semakin efektif pencapaian tujuan-tujuan organisasi.
Pengkoordinasian merupkan bagian vital pekejaan manajer. Fungsi
pengorganisasian antara lain: pemberian tugas-tugas yang terpisah kepada
setiap bawahan, menetapkan jalur wewenang dan komunikasi, serta
mengkoordinasi kerja bawahan.
c. Pengarahan
Berarti bahwa para manajer mengarahkan, memimpin dan mempengaruhi
para bawahan. Manajer tidak melakukan semua kegiatan mendiri ,tetapi
menyelesaikan tugas-tugas esensial melalui orang lain. Mereka juga tidak
sekedar memberikan perintah tetapi juga menciptakan iklim yang dapat membantu para bawahan melakukan pekerjaan secara paling baik. Fungsi
pengarahan ini meliputi: menciptkan suatu iklim dengan kombinai yang
baik dan situasi yang kondusif untu memimpin dari motivasi orang-orang
secara efektif.
d. Pengawasan
Berarti para manajer berupaya untuk menjamin bahwa organisasi bergerak
ke arah tujuan-tujuanya.Fungsi pengawasan pada dasarnya mencakup
empat unsur yaitu:
1) penetapan standar pelaksanaan
2) penentuan ukuran-ukurn pelaksaaan
3) pengukuran pelaksanaan nyata dan membandingkannya dengan standar
yang telah di tatapkan
4) pengambilan tindakan koreksi yang di perlukan bila pelaksanaan
menyimpang dari standar.
Hal ini dapat positif maupun negatif. Pengawasan positif mencoba untuk
mengetahui apakah tujuan organisasi di capai dengan efisien dan efektif.
Pengawasan negatif mencoba untuk menjamin bahwa kegiatan yang tidak
di inginkan atau di butuhkan tidak terjadi atau terjadi kembali23.
Definisi di atas juga menunjukkan bahwa para manajer menggunakan
semua sumber daya organisasi, keuangan, peralatan dan informasi seperti halnya sumber daya manusia dalam pencapaian tujan-tujuan yang telah di
tetapkan.tetapi para manajer tidak akan dapat mencapai tujuan secara optimal
bila mereka menabaikan sumber daya-smber daya organisasi lainya.sebagai
contoh, seorang manajer yang berharap untuk meningkatkan penjualan tidak
cukup hanya memotivasi penjualanya, tetapi juga perlu menaikkan anggaran
pengiklanan. ini berarti manajer menggunakan baik sumber daya manusia
maupun sumber dana financial untuk mencapai tujuan.
Akhirnya, definisi yang kita gunakan menyatakan bahwa manajemen
melibatkan pencapaian ''tujuan-tujuan organisasi yang telah tetapkan''(states
goals). ini mengandung arti bahwa para manajer organisasi berupaya untuk
mencapai berbagai hail akhir spesifik. Hasil-hasil akhir ini tentu saja unuk
untuk masing-masing organisasi .Bagaimanapun juga, apapun tujuan yang
telah di tetapkan organisasi tertentu, manajemen merupakan proses dengan
mana tujuan-tujuan di capai.
Atas dasar uraian diatas, kita bisa menyimpulkan bahwa pada
dasarnya manajemen dapat di definisikan sebagai bekerja dengan orang-orang
untuk menentukan, menginterpretasikan dan mencapai tujuan-tujuan
organisasi dengan pelaksanaan fungsi-fungsi perencanaan (planning),
pengorganisasian (organizing), penyusunan personalia atau kepegawaian
20
(staffing), pengarahan dan kepemimpinan (leading), dan pengawasan
(controlling)
Diterbitkan di: 23 Juni, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.