Genderang customers
is king selain menyadarkan bisnis yang egois juga menjebak bisnis bersujud pada
pelanggan. Padahal, semua yang ada di dunia ini hanya mesti
dan layak bersujud pada tuhan. Dan dengan
berorientasi 100% pelanggan pun kiranya adalah jelas kita
tidak akan memperoleh keuntungan maksimal. Maksimal keuntungan hadir dari memegang
makna tepat bunyi genderang customers is king. Masa sih mas Iman tandas mba Silvy, ko kemarin saya pegang pelanggan malah ia marah besar. Ah mba silvy bisa saja, habis mba Silvy sih pegangnya keras-keras jadi malah dia sakit bukannya enak.
Customers is king mempunyai dua makna. Makna pertama, 100% berorientasi pelanggan, makna kedua tidak 100% berorientasi pelanggan. Makna mana yang dipilih ? tentu memilih tidak 100% berorientasi pelanggan. Demikian jika pelanggan yang dimaksudkan mencakup juga konsumen sebagai pihak luar
perusahaan. Akan tetapi adalah terpikirkan bagaimana mungkin pelanggan terpuaskan andai karyawan yang memberikan pelayanan atau membuat produk cemberut uring-uringan. Dan bagaimana bisa perusahaan berjalan lenggang lenggok tanpa dukungan pemilik modal. Pertanyaan-pertanyaan tersebut adalah ada dalam kenyataan karena pelanggan identik kepada pihak luar perusahaan. Singkat atau lurusnya pelanggan dalam customers is king tidak lain stakeholders,yaitu, semua pihak yang berkepentingan terhadap perusahaan. Dengan demikian awas terjebak, kenapa mesti repot-repot memegang customers is king, stakeholders is king sajalah ya mba Silvy. Gak mau ah saya mah pengennya juga megang mas Iman canda mba Silvy.
Resensi lain tentang Jebakan dan Makna Tepat Customers Is King