Modal kerja selalu diperlukan kehadirannya oleh setiap
perusahaan. Keperuan modal kerja tampak daam untuk membiayai operaionalisasi
sehari-hari. Biaya yang dikeluarkan terbut, aalah bohong andai
perusahaan tidak berharap kembali berputar. Dikeluarkan ...masuk ... dikeluarkan ... dan masuk kembali ke dalam perusahaan dalam jangka waktu yang relatif pendek. Dengan demikian modal kerja akan secara terus menerus berputar setiap periodenya selama perusahaan hidup.
Bila sedikit jeli dan banyak mengamati ad...duh variasi pandangan tentang modal kerja adalah ternyata terjadi. Pandangan pertama menekankan kepada kuantitas, modal kerja merupakan total aktiva lancar. Pandangan kedua berfokus kualitas, modal kerja menjadi istilah dari selisih aktiva lancar dengan utang lancar. Dan yang terakhir memperhatikan fungsi. Berdasarkan opini fungsi, setiap dana yang digunakan dalam perusahaan dimaksudkan untuk
menghasilkan pendapatan. Dana yang seluruhnya menghasilkan pendapatan saat periode akuntansi penggunaan dana itulah tidak lain modal kerja. Dengan demikian sedikit namun niscaya modal kerja berkarakteristik digunakan untuk membiayai operasional sehari-hari, berputar dalam jangka waktu relatif pendek, menghasilkan pendapatan saat periode itu juga, dan secara radikal pandangan kualitas mengiyakan harus benar-benar digunakan untuk membiayai operasi perusahaan tanpa menyenggol likuiditas.