Instrumental conditioning berpandangan bahwa perilaku merupakan fungsi dasri tindakan dan penilaian
konsumen terhadap derajat
keupasan yang diperolehnya. Kepuasan yang diperoleh
konsumen menyebabkan penguatan dan pembelian berulang dilakukan. Konsumen akan menentukan tanggapan pada stimulus yang mampu memberikan kepuasan tertinggi.
Instrumental conditioning memperhatikan manfaat tindakan yang dilakukan konsumen. Konsumen akan melihat manfaat yang dapat diperoleh dari tindakannya. Dan ketika mengkonsumsi pun dalam keberadaannya mereka mempertimbangkan manfaat.. Jadi
kualitas produk begitu krusial dalam memberikan tanggapan konsumen. Tanggapan positif terjadi waktu mereka terpuaskan yang berdampak pada peningkatan volume penjualan. Sementara lain tanggapan negatif yang berarti konsumen tidak terpuaskan mampu membuat produk kita jatuh tersungkur. Dari deskripsi singkat demikian, diintisarikan iklan yang ditampilkan seyogyanya berisi informasi mengenai manfaat produk, dan juga sudah memang semestinya pesan iklan adalah benar-benar sesuai dengan kualitas produk yang sebenarnya. Iklan tak perlu membual.