Bergetar ... menyeringai ... dan lantas mulut terbuka lebar-lebar ...hap bisu terdiam. Keadaan tersebut, adalah kenyataan.
Sebagian besar kita termakan gaungan, "
Pemasaran itu tidak sekedar fungsi ..Kawan" lantas hap terdiam tanpa deskripsi total implementasi dalam bisnis. Ringkasan ini bertujuan membingkis kepentingan demikian.
Pemasaran mencakup tataran bisnis dan unit bisnis. Dalam tataran bisnis, bertujuan berkontribusi merumuskan
strategi bisnis dan unit bisnis serta mengembangkan strategi pemasaran dengan prioritas unit bisnis. Kontribusi pada tataran unit bisnis berfokus untuk segmentasi, penetapan target, dan posisi persaingan. Setiap strategi pemasaran unit bisnis terkoordinir menuju sebuah kesatuan yang berorientasi pasar.
Analisis keadaan merupakan awal dari rancangan strategi pemasaran yang baru maupun evaluasi yang sudah ada. Langkah awal tersebut, berdimensi analisis pasar, segmentasi, analisis pesaing, serta dilengkapi sistem informasi. Setelah langkah awal, muncul aktifitas merancang strategi pemasaran yang mencakup penentuan posisi, penentuan target, perencanaan dan pengembangan produk baru. Lantas ujungnya dikembangkan struktur organisasi yang efektif serta berlangsung pelaksanaan dan pengelolaan strategi pemasaran.
Melalui perhatian yang seksama pada paragrap dua dan tiga hadir sebuah pertanyaan, "Dimanakah aktifitas-aktifitas dalam paragrap tiga berada, pada level bisnis dan atau unit bisnis? keberadaannya terikat erat sesuai pertimbangan termasuk ukuran unit bisnis. Semakin besar unit bisnis semakin penting hadir aktifitas-aktifitas tersebut di dalamnya yang ditangani sebagaimana mirip pada level bisnis. Namun, adalah jelas tetap menyerap output aktifitas pada level bisnis. Ini berarti, strategi pemasaran setiap unit bisnis memperoleh ketentuan atau dengan kata lain masukan dari strategi pemasaran bisnis.