Pembelajaan
perusahaan mengcengkram dua
aktifitas, yaitu, aktifitas
alokasi dana dan aktifitas
pemenuhan dana. Alokasi dana diupayakan sedemikian rupa efektif dan efisien juga dalam keberadaannya aktifitas pemenuhan dana. Hal tersebut, berarti per rupiah yang dialokasikan harus pada
aktiva yang tepat dan dilakukan secara hemat. Pemenuhan dana begitu juga terselenggara
dengan biaya minimal dan ketentuan yang memberikan keuntungan. Dua aktifitas telah dikemukakan merupakan tanggung jawab manajer keuangan dalam perusahaan kita.
Masalah
pembelanjaan perusahaan tidak lain adalah keseimbangan keuangan perusahaan. Keseimbangan antara aktiva dengan pasiva termasuk susunan kualitatif maupun kuantitatif. Pemilihan susunan kualitatif aktiva menetukan struktur kekayaan dimana susunan kualitatif pasiva menentukan struktur modal. Dalam keadaan baik terjadi keseimbangan antara aktiva dengan pasiva yang mendorong pemahaman keadaan sebaliknya berarti tidak baik. Untuk pencapaian keadaan keuangan perusahaan yang baik demikianlah pembelanjaan perusahaan berperan melalui berbagai kaidah. Seperti kaidah alokasi dana ke dalam kas, piutang, persediaan barang, dan aktiva tetap termasuk kaidah pemenuhan dana yang sesuai dengan kebutuhan alokasi. Barang siapa perusahaan tidak memperhatikan pembelanjaan perusahaan maka dapatlah dipastikan terasa dan tampak kondisi keuangannya kacau balau.
Resensi lain tentang Pembelanjaan Perusahaan