Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Pembelajaran Konsumen

oleh: oeconomicus     Pengarang : Iman Mulyana
ª
 
Dulu saya kira belajar itu sama dengan membaca buku, pergi sekolah atau kuliah. Oh iya..sekarang tahu belajar mengandung unsur inti perubahan perilaku. Konsumen belajar dari pengalaman. Proses belajarnya konsumen dikaji oleh dua aliran pemikiran. Pertama aliran behavioristik dan yang kedua aliran kognitif. Dua jenis aliran pemikiran yang menjadi pedoman perusahaan dalam keinginannya memberikan pelajaran terhadap konsumen.
Perilaku konsumen hadir dari hasil asosiasi rangsangan primer dengan rangsangan sekunder. Perilaku konsumen pun sebagai fungsi dari tindakan dan evaluasi kepuasan yang diterimanya. Daripada behavioris ini mengimplikasikan produk sudah semestinya bermutu, promosi tidak menipu dan harus berisi informasi manfaat atau nilai konsumsi. Konsumen diberikan pelajaran bahwa memang benar produk dan atau perusahaan kita adalah cocok berdasarkan pengalamannya sendiri. Ini berarti, dalam penjualan produk kita sebagai pemasar memberikan terlebih dahulu sedemikian rupa untuk dicoba.
Lain behaviorisme lain juga kognitif. Beralaskan kognitif, konsumen berperilaku untuk memecahkan masalah yang dimilikinya. Oleh karena timbul kebutuhan dan keinginan maka tampak proses pemecahan masalah. Berbagai informasi mereka cari, kumpulkan, dan kemudian dievaluasi secara pribadi. Semarak dan gebyar lomba promosi pun semestinya tajam dan mampu menyebar luas menghapus jarak. Konsumen diberikan fasilitas informasi yang mudah di dapat untuk belajar.
Tepat, dipahami terdapat relevansi antara behaviorisme dengan kognitif. Konsumen diberikan pelajaran dengan cara memberikan informasi dan atau pengalaman. Yang mampu melakukan keduanya sudah tentu merupakan keunggulan dan belum tentu karena setiap produk berkarakteristik tertentu sehingga hanya efektif dan efisien dengan menjalankan salah satunya saja.
Diterbitkan di: 28 Juli, 2007   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    dari mana sumber referensi untuk pembelajaran konsumen yang tepat? Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.