Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Bisnis MINI RESTO

oleh: shifwa     Pengarang : erma dwi astutik
ª
 

Makanan adalah bisnis paling nikmat. Di mulut, di perut, juga di dompet pengusahanya.

Belakangan ini banyak sekali bermunculan mini resto alias restoran skala kecil. Sebenarnya tren ini tak lepas dari makin meningkatnya gaya hidup masyarakat. Jadi, buat anda yang berminat menekuni bisnis ini, peluang masih cukup terbuka. Baik membuka mini resto sendiri atau dengan membeli waralaba, pilihan ada ditangan anda. Semua ada kelebihan dan kelemahannya.

Jika memilih waralaba anda tidak akan terlalu repot,hamper seluruh keperluan diurusi. Mulai dari training pegawai hingga bahan baku, semua disediakan. Untuk itu anda diwajibkan menyetor 5-15% dari hasil usaha anda.

Mungkin panduan ini dapat berguna untuk membantu anda memulai bisnis.


HARUS ENAK


Karena bisnis restoran mini membutuhkan tempat luas. Ruko kecil,gerai mini, garasi ataupun halaman rumah dapat disulap menjadi tempat usaha. Nah, untuk lokasi satu hal yang perlu anda perhatikan yaitu lokasi harus cukup strategi, meski berada di pusat pembelanjaan jika lokasinya kurang menguntungkan tentu akan sepi pengunjung.

Yang perlu juga diingat apapun bentuk resto, anda perlu tahu kebutuhan konsumen yaitu rasa enak dilidah.

Setidaknya anda punya 2-3 menu andalan atau khas. Jika anda dapat mempromosikan menu baru tiap periode ini akan membuat para tamu makin penasaran berkunjung ke resto anda.


COZY


Jangan lupa, sesuaikan juga menu di resto anda dengan kebutuhan pengunjung. Misalnya, jika makanan yang ditawarkan adalah makanan berat, maka anda dapat membuat mini resto khusus steak. Anda tidak perlu memakai daging sapi impor cukup daging local saja, dengan begitu harga yang anda tawarkan terjangkau oleh calon pengunjung. Dapatjuga sebatas menyajikan makanan ringan tapi cukup menyenangkan. Misalnya menu batagor,burger,crepes atau bahkan mie ayam pangsit.

Selain menyajikan makanan enak anda harus menyajikan suasana nyaman misalnya tempat parkir, dekorasi interior dan eksterior, fasilitas musik bahkan mungkin dapat menyediakan fasilitas HOT SPOT.


BERDAMAI DENGAN RESIKO


Seperti kebanyakan usaha lainnya, menjalankan bisnis mini resto ini bukan tanpa reiko. Bahkan resiko yang dihadapi cukup besar yaitu para tamu tak kunjung dating atau tak terlalu banyak. Tiga bulan pertama biasanya akan menjadi periode sangat sulit bagi pembisnis di bidang ini.

Ketekunan dan kreativitas menjadi kunci utama dalam bisnis ini. Tekun dan sabar jika memang usaha belum berjalan sesuai harapan, serta kreatif berpromosi terutama dalam tiga bulan pertama..

Jika berhasil laba bersih yang diperoleh dalam satu periode investasi ( masa mencapai balik modal ) 15-20% dari keuntungan perbulan.

Bila dibandingkan dengan tingkat bunga bank, investasi ini cukup menjanjikan. Dengan catatan menjalankan usaha ini dengan berhati-hati.


SIMULASI BISNIS MINI RESTO

Investasi awal ( blm trmask sewa tempat

Renovasi ( eksterior & interior )Rp.15.000.000

Peralatan Rp.15.000.000+

TotalRp.30.000.000

Biaya operasional

Koki ( 1 orang ) Rp..2000.000

Pelayan + kasir ( 4 0rg ) Rp..3200.000

Listrik, telepon dll Rp. 1000.000

Promosi Rp.800.000

Belanja bulanan Rp. 3000.000+

Total Rp.10.000.000

Omzet per Bulan Rp. 13.000.000

Laba bersih ( 20% dr omzet ) Rp.2600.000

Balik modal ( BEP ) = investasi awal : Laba ( Rp.30.000.000 – Rp.2600.000 = 11-12 bulan )

Diterbitkan di: 24 Juli, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.