Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Bisnis & Keuangan>Bisnis Internasional>Pengertian Inflasi Menurut para ahli

Pengertian Inflasi Menurut para ahli

oleh: Andaiyani4    
ª
 
Inflasi adalah kenaikan harga barang-barang yang bersifat umum dan terus-menerus. (Rahardja dan Manurung, 2008: 165-166).

Dengan demikian, maka kriteria inflasi adalah sebagai berikut :
  • Kenaikan harga barang : terjadi perubahan harga barang yang lebih tinggi dibandingkan dengan periode sebelumnya.
  • Bersifat umum; berdampak pada kenaikan harga barang lain
  • Terus-menerus; tidak terjadi sesaat.
Inflasi dapat digolongkan menjadi tiga golongan, yaitu inflasi ringan, sedang, berat, dan hiperinflasi.
  • Inflasi ringan terjadi apabila kenaikan harga berada di bawah angka 10% setahun;
  • inflasisedang antara 10% 30%setahun; berat antara 30% 100% setahun;dan
  • hiperinflasi atau inflasi tak terkendali terjadi apabila kenaikanharga berada di atas 100% setahun.
Inflasi dapat digunakan sebagai salah satu indikator yang menunjukan tingkat kesehatan/kondisi perekonomian suatu negara.

Dalam perekonomian, kenaikan harga barang tersebut tidak seragam.Artinya ada yang memiliki kenaikan yang tinggi dan ada pula yang rendah.Karenanya, untuk menggambarkan tingkat perubahan harga tersebut dibentuklah indeks harga dari harga barang-barang yang selalu digunakan oleh konsumen (indeks harga konsumen).

Berikut adalah langkah yang perlu dilakukan guna mengukur tingkat inflasi:Mengukur Inflasi
1. Tentukan tahun dasar sebagai tolak ukur dalam membandingkan harga
2. Tentukan jenis barang yang perubahannya akan diamati dantentukan bobot dari masing-masing barang tersebut.
3. Hitung indeks harga
4. Bandingkan indeks harga tahun dihitung dengan tahun dasar

Secara umum terdapat dua faktor yang menyebabkan terjadinya inflasi, yaitu:
(i) inflasi tarikan permintaan (demand-pull inflation), dan (ii) inflasi desakan biaya (cost-push inflation).

i. inflasi tarikan permintaan (demand-pull inflation) terjadi karena Permintaan agregat melebihi kemampuan perusahaan untuk menghasilkan barang atau jasa. Keadaan ini menyebabkan terjadi kekurangan barang dan jasa yang dibutuhkan oleh masyarakat.

Akibatnya, pengusaha akan menaikan harga dan hanya menjual kepada pembeli yang mampu membayar lebih tinggi.

ii. inflasi desakan biaya (cost-push inflation) terjadi akibat kenaikanbiaya produksi seperti upah, bahan baku, dll sehingga mendorongperusahaan untuk menaikan harga dalam rangka menutup biayaproduksi yang dikeluarkannya.
Diterbitkan di: 28 Nopember, 2013   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.