Bahkan bisa di sebut kontrak terbesar sepanjangang tahun 2011 ini. Arab
Saudi membayar hampir total 60,5 milliar dollar untuk 84 unit F-15SA,
Jet tempur Desert Eagle yang di buat sesuai dengan kebutuhan alias
kustomisasi pemerintah Arab Saudi.Biaya tersebut sudah termasuk
pembaharuan sekitar 70 jet tempur F-15 lamanya. Kesepakatan ini baru di
tandatangani 29 Desember lalu.
Berikut sekelompok rincian paket tambahan peralatan elektronik dan persenjataan yang di pesan Arab Saudi antara
lain:
- Radar AESA produksi Raytheon
- DB-110 Goodrich sistem optikal eletronik pesawat mata-mata U-2
- IRST
- tabung sistem pelacak tembak jitu(sniper) dan lantirn
- DEWS(Digital Electronic Warfare System)
- AIM-120 C7 AAMRAAM
- AIM-9X SIDEWINDER
- Paveway III berhulu ledak 2,000 pon
- amunisi pelacak mode ganda seberat 500 pon
- Tabung peluncur amunisi koreksi arah angin
- Bom pintar JDAM berhulu ledak 2,000 pon per unit
- Rudal anti kapal permukaan AGM-84 Harpoon II
- Rudal anti radiasi permukaan AGM-88B HARM
Bukan hanya membeli baru namun juga memperbaharui seluruh armada jet
tempur F-15 yang ada yang terangkup dalam total biaya di atas.
Pilot-pilot tempur Saudi akan di kirim dan di latih di AS yang tersebar
di pangkalan AU Sheppard, Texas dan Kessler, Missouri. Berhubung pilot
Saudi memiliki kendala bahasa Inggris, mereka akan di masukkan dalam
pelatihan bahasa Inggris untuk siswa di pangkalan AU Lackland, Texas.
Jadi para pilot tersebut di sana tidak secara langsung mempelajari cara
menerbangkan dan merawat pesawat tempur yang di pesan oleh negaranya,
tetapi juga mendapatkan pelatihan bahasa Inggris terlebih dahulu
sehingga tidak terjadi miskomunikasi baik dengan instruktur AS maupun
ketika mengoperasikan panel-panel jet tempur yang kemungkinan tidak
dapat di set semua keterangan dalam bentuk bahasa nasional mereka.
Lalu berapa jumlah siswa yang di kirimkan untuk mengikuti pelatihan?
Disebutkan oleh pihak AU AS selaku yang di serahkan wewenang pelatihan
para cadet ini adalah 300 pilot tempur Saudi hingga akhir tahun 2012.
Namun ini bukan pelatihan pertama kali bagi para cadet pilot tempur
Saudi. Pelatihan serupa untuk berbagai macam program telah di mulai
sejak 25 tahun yang lalu dengan jumlah total siswa mencapai 1,000 orang
dari tahun 2007 hingga 2011.
Boeing sendiri akan menambah lapangan pekerjaan baru yakni sekitar 500,000 pekerjaan dan akan memberikan
penambahan kontribusi baru bagi perekonomian tahunan AS bernilai total US$ 3,5 millyar.
Menjelang akhir tahun ini, saham Boeing di tutup positif ketika berita
kontrak di turunkan yakni 57,68 atau meningkat sekitar 0,19% membuat
total peningkatan saham tahunan perusahaan ini mendekati 19,34%.