Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Keagenan DALAM USAHA PELAYARAN

oleh: muis99    
ª
 
Keagenan umum (general agent) adalah perusahaan pelayaran yang ditunjuk oleh perusahaan pelayaran lain di Indonesia atau sing di luar negeri (selaku principal) untuk mengurus segala sesuatu yang berkaitan dengan kepentingan kapal principal tersebut. Jadi perusahaan pelayaran dapat menunjuk agen dalam hal membutuhkan pelayanan kapalnya, tetapi juga dapat ditunjuk sebagai agen dalam hal dibutuhkan untuk melayani kapal perusahaan lain.
Pengangkatan sebagai general agent dilakukan dengan Letter of Appointment (Surat Penunjukan) setelah adanya perundingan antara kedua belah pihak. Penunjukan agen biasanya tergantung dengan trayek kapal, dalam mengageni liner service penunjukan general agent berlaku untuk satu jangka waktu tertentu dan dapat diperpanjang bilamana perlu, dalam bentuk agency agreement.
Sedangkan untuk melayani tramper service penunjukan general agency dapat terjadi kapal per kapal dan penunjukan tersebut cukup dengan letter of appointment per fax/telex.
Dalam melaksanakan tugas keagenan, general agent akan menunjuk port agent sebagai pelaksana di cabang dan bila suatu pelabuhan tidak mempunyai cabang, general agent akan menunjuk cabang dari perusahaan pelayaran lain sebagai subagent.
Untuk melaksanakan tugas-tugasnya, keagenan mempunyai fungsi:
a. menyusun program operasional keagenan berdasaran kebijaksanaan perusahaan, baik untuk pelayaran liner maupun tramper;
b. memonitor pelaksanaan penanganan/pelayanan keagenan yang bersifat kegiatan fisik muatan maupun kegiatan jadwal kedatangan dan berangkat kapal;
c. mengadministrasikan kegiatan keagenan;
d. memberikan data dan evaluasi terhadap perkembangan kegiatan keagenan;
e. mengupayakan kegiatan keagenan sehingga dapat memberikan stimulant terhadap kegiatan pokok perusahaan.
Pelaksanaan tugas agen dimulai dengan penunjukan kepada perusahaan pelayaran sebagai agen oleh pemilik/operator kapal asing. Sebelum kapal tiba principal memberitahukan kedatangan kapalnya dan jumlah muatan yang perlu ditangnai. Unit keagenan di kantor pusat sebagai general agen akan menunjuk cabang-cabang sebagai port agent dan muatan dari kapal principal. Umumnya jasa yang diberikan oleh agen adalah sebagai berikut:
a. pelayanan operasional kapal-kapal principal;
b. memonitor perkembangan muatan;
c. pelayanan terhadap kapal dan muatannya;
d. menyelesaikan masalah claim;
e. pelayanan lain yang menyangkut keputusan owner’s representative;
f. menyusun dan membuat administrasi dan laporan pertanggung jawaban kegiatan agen kepada principal, antara lain:
1) menghitung realiasi biaya-biaya disbursement, melengkapi semua bukti-bukti dan mengirimkan/melaporkan epada principalnya;
2) membuat despatch report setelah kapal berangkat, yang antara lain melaporkan: muatan yang dimuat, yang dibongkar, yang ditranshipped, posisi bunker termasuk supply bunker, freight yang diperoleh, komisi agen (perkiraan), perkiraan biaya-biaya (pelabuhan, bongkar muat, transhipment, dll);
3) cash to master, dll
4) membuat laporan pendapatan dan biaya sebenarnya, selanjutnya disampaikan kepada principal.

Diterbitkan di: 17 Mei, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    apa saja yang dikerjakan agen pada waktu menangani kapal ? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    dokumen apa yg hrus d'siapkan bgie adm kita kapal datang Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    penanganan kedatangan kapal asing Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    kenapa di pelabuhan agen sering membayar lebih mahal, padahal kan sudah ada ketetapan dari pemerintah,,,trims ( 4 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    Karena tugas dari pada agent ialah memberikan service yang terbaik ke pihak principal, begitu halnya hubungan agent dengan instansi terkait harus memberikan service yang baik kalau kita kurang baik dengan instansi maka akan timbul sisi negatif dari instansi tersebut. 03 April 2014
  1. Jawaban  :    untuk mempercepat proses pengurusan 17 Maret 2014
  1. Jawaban  :    ya inilah indoesia :) 01 Maret 2014
  1. Jawaban  :    karena ada pungli............. 11 Mei 2012
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    Hubungan pelayan jasa di Pelabuhan dengan keagenan kapal Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    Tolong beri penjelasan lengkap hubungan pelayanan jasa dengan keagenan kapal? thanks Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    syarat utama untuk menjadi agen pelayaran ( 1 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    tekun, teliti, ulet jujur 01 Maret 2014
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    berapa biaya yang d butuhkan untuk menjadi agen ? thanks Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    apa yang diperbuat dalam penanganan muatan general cargo? ( 1 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    Ada beberapa hal yang perlu di perbuat dalam penanganan general cargo antara lain dari proses perencanaan, stuffing, striping, bongkar muat ke kapal dll 02 Juni 2011
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    1. hambatan2 apa yang dihadapi dalam penanganan kapal dan muatan? 2. bagaimana prosedur pelayanan kapal dan muatan? ( 1 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    1. banyak hambatan yang timbul dalam penanganan kapal dan muatan baik itu dari sisi fasilitas, cuaca, maupun manusi yang menangani pelayanan barang dan kapal dimaksud. contohnya: kurangnya fasilitas seperti tambatan, peralatan bongkar muat yang blum memadai, cuaca yang mempengaruhi bongkarr muat, serta permasalahan yang biasa muncul diantara para stake hlder / pemangku kepentingan dalam proses penangan kapal dan muatan. 2) Prosedur pelayanan kapal dan muatan akan dimuat pada artikel slnjtny 02 Juni 2011
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.