Bisnis Modal Dengkul
Istilah semacam ini mungkin aneh untuk anda tapi sebenarnya dapat diwujudkan, Selain memerlukan
business plan, dalam memulai berwirausaha seorang enterpreuner dituntut untuk berfikir mengenai modal yang akan dipakai untuk membuka usahanya, modal inilah yg sering kali membuat orang enggan untuk berwirausaha. selain takut rugi ketiadaan modal dalam wirausaha adalah alasan klasik, karena banyak usahawan sukses yg memulai usahanya tanpa modal seperpun, bagaimana caranya…? salah satu cara : (1) anda dpt membuat konsep usaha yg matang dan mencari rekan yg memiliki modal untuk join. (2) jika anda memiliki sebuah skill kemampuan yg bias dikemnangkan menjadi sebuah usaha (barang/jasa) carilah orang yg tidak memiliki skill yg sama namun punya modal, (3) jika belum beradi memulai usaha anda dpt memulai dngan menadi makelar / perantara (mempertemukan antara penjual & pembeli) dari situ anda bisa mendapatkan modal (asal punya keberanian) (4) namun jika memang punya keberanian, anda langsung bisa buka usaha pelayanan jasa, (modal nya anda dapat jika klien membayar dimuka /membayar separuh total harga perjasa), contoh nyata: di salah satu tv swasta perbah menayangkan profil seorang pemilik usaha wedding organizer, yg menarik adalah ia membuka usahanya tanpa modal sepeserpun, modalnya ia dapat dari uang muka / pemayaran separuh harga oleh klien) dari situ ia membeli & menyewa segala keperluan , dari menyewa alat2+juru masak, hingga mebuat setting panggung pernikahan yang murah namun tampak indah. karena uang muka tersebut. akhirnya setelah resepsi selesai ia mandapat keuntungandaris separuh harga yg blum dibayar, tidak hanya itu property yg dibelinya (digunakan untuk keperluan resepesi) dapat dipakai lagi sebagai modal pada resepsi berikutnya. keuntunga yg ia peroleh digunkana untuk modal resepsi selanjutnya. (4) atau anda ingin meniru langkah Bill Gate (orang terkaya didunia) : Bill bukanlah orang yg cerdas atau kaya, ia hanya memanfaatkan peluang. Suatu hari temannya menawarkan ide membuat system computer (yg akhirnya bernama Microsoft) setelah mendengarkan penjelasan panjang lebar ia mengerti konsep tersebut namun sayannya ia tidak memiliki modal membeli atau memodali ide tersebut. karena itu Bill mengajukan proposal penawaran kepada pemilik modal diamerika dan ternyata ada sorang pemilik modal ug tertarik akan konsep tersebut, kahirnya sang pemilik bersedia mendanai. setelah mendapat cukup modal Bill pun membeli hak cipta ide temannya tersebut dan pada akhirnya ia kembangkan sendiri menjadi perusahaan Microsft. (Modal dengkul bukan…?) kisah nyata Bill Gate tadi menunjukkan bahwa
bisnis modal dengkul itu bukan tidak mungkin. selama sang enterpreuner memiliki keberanian dalam mengambil keputusan, berani berspekulasi, berani bertindak, serta memiliki ide / konsep produk atau penjualan yang matang yg akan merubah enterpreuner tersebut dari titik 0 ke milyarder.