• Daftarkan diri
  • ‎Apakah Shvoong itu?‎
  • Masuk
    Masuk
    Ingat user ID ini. Lupa password anda?

Buat rangkuman pengetahuan manusia di Shvoong.

.

Halaman Utama Shvoong>Bisnis & Ekonomi>Bisnis Internasional>The Elephant and the Dragon: Fenomena Kebangkitan India dan China

.

The Elephant and the Dragon: Fenomena Kebangkitan India dan China

oleh : abu_salma    

Pengarang : Robyn Meredith

Membaca buku ini kita diajak untuk lebih dekat memahami dua negara yang memiliki banyak kesamaan: sama-sama memiliki wilayah

yang luas, jumlah penduduk yang banyak dan padat, memilki budaya yang kokoh sebagai pemeliharaan terhadap warisan masa lampau, dan sama-sama memiliki spesialisasi. Sunguh tepat kalau dua negara ini dianalogikan dengan naga dan gajah (walaupun sebenarnya gajah lebih identik dengan Thailand daripada India), keduanya memiliki filosopi yang cocok dengan langkah-langkah pembangunan yang sedang ditapakinya. Indonesia sebetulnya bisa belajar dari kedua negara ini sehubungan dengan beberapa karakter yang sama yaitu pada bagian luas wilayah dan penduduknya, kekuatan sumber daya alam dan warisan budaya yang kaya, sayangnya beberapa bagian keunggulan tersebut tidak dijadikan pemompa semangat dan modal untuk maju di negeri ini.


China adalah sebuah negara besar dengan penduduk hampir satu milyar, mengelola rakyat sebanyak ini tentu saja memiliki semangat dan kerumitan tersendiri. menjadikan komunisme sebagai ideologi nampaknya merupakan akar yang menarik dari pengelolaan bangsa ini. Di Indonesia bangsa Cina dikenal sebagai bangsa pedagamng yang sukses, walaupun di negara asalnya tidaklah selalu demikian. Kenyataan yang sangat jelas adalah bahwa dengan mengandalkan semilyar rakyatnya sebagai pasar saja maka perekonomian bangsa ini telah menjadi sangat menarik. Cina menjadi sebuah kekuatan baru diawali dengan kesediaannya untuk belajar dari kemajuan bangsa-bangsa lain terutama saudara Cina kecilnya yakni Singapura. Diceritakan bahwa Deng Xiao Ping yang menjadi pemnimpin Politbiro melancong ke negeri Lee Kwan Yew sebuah negara pulang dengan mayoritas penguasa Tiong Hoa telah mencapai kemajuan yang luar biasa dalam perdagangan dengan mengadakan infrastruktur yang baik, cenderung terbuka dengan kemajuan teknologi barat tetapi tetap bertahan dengan budayanya. Rupanya hal ini telah menginspirasi Deng dengan beberapa hal;


China memulai pembangunannya dengan membangun infrastruktur yang luar biasa, negara dengan ribuan kilometer jarak antara satu titik dengan titik yang lain dia hubungkan dengan jalur jalan-jalan by pass. Sehingga memberikan prasarana bagi distribusi produk dan orang tentu saja. Selain itu fokus Deng pada industri, bagaimana Deng membangun industri baja sebagai industri pertama yang dibangu sungguh spektakuler walaupun melahirkan npolusi yang spektakuler pula. perkembangannya merembet pada beberapa jenis industri. Kendati China di kritik sebagai negara yang gampang sekali membajak dan meniru produk barat, tapi kemampuannya dalam menghasilkan produk yang murah menjadi trademark tersendiri. Terakhir, ada info bahwa mereka bahkan akan membuat mobil Hummer (yang terkenal itu) dalam versi yang sangat murah. itulah China, dalam waktu yang sangat singkat negara ini telah memiliki beberapa industri yang menjadi raja, sempat membuat industri Amerika Serikat keteteran. China telah menjadi pabrik dari apapun, boleh jadi ada produk yang bermerek Amerika tapi tetap dibuatnya di China.


Berbeda dengan China, India mengembangkan industri dengan posisioning yang berbeda. Negara ini menjadi penyuplai tenaga ahli. Sebuah negara yang memfokuskan diri pada pengembangan sumber daya manusia. India bahkan dikenal sebagai kekuatan yang hebat dalam dunia Informasi dan Teknologi. Data bank Dunia menunjukkan bahwa angka remittance (pengiriman uang oleh foreign worker) India di Amerika menunjukkan angka yang paling tinggi. Ini menunjukkan bahwa betapa tenaga profesional India telah diterima di berbagai negara maju. Bandungkan dengan Indonesia yang hanya mampu mengirimkan para pembantu dan tenaga rendahan lainnya.


kekuatan sumberdaya manusia yang unggul ini menjadi modal yang bagus (iron stock) bagi pengembangan industri dalam negerinya. Berbagai industri yang membutuhkan penguasaan teknologi yang tinggi telah berhasil dibuat di negara ini. Apa akibatnya? dunia berubah setelah kedua raksasa itu bangun! Kini perusahaan-perusahaan besar dunia membuat produk-produk mereka di China sementara software dan urusan teknis kantoran mereka digarap India. Hasilnya? Perkembangan ekonomi mereka membuat kesan pertumbuhan akonomi Jepang, Amerika dan Eropa menjadi jalan di tempat. Dahsyat!!!



Diterbitkan di: Agustus 24, 2009
Mohon ringkasan ini dinilai : 1 2 3 4 5

Bookmark & share this post

.