Peningkatan kemampuan pegawai sesuai peralatan kerja dan tuntutan tugas pekerjaan. Pelatihan teknologi informasi pada pegawai yang bertujuan memperbaharui kemampuannya dalam menggunakan teknologi informasi online system, diharapkan dapat membangun sikap dan perilaku positif pegawai terhadap pekerjaan dan perusahaan, yaitu dalam bentuk kepuasan kerja, komitmen pegawai pada perusahaan dan kinerja.
Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh pelatihan pegawai dalam konteks implementasi online system di PT. Bank Jatim terhadap kepuasan kerja, komitmen, dan kinerja dengan menempatkan kemampuan pegawai sebagai variabel antara.
Masing-masing variabel diukur secara multi item. Jumlah item keseluruhan 67, dan alternatif jawaban dibobot pada skala Likert 4 interval. Sampel ditarik secara random dari 3 kantor cabang di Surabaya. Hipotesis penelitian diuji dengan teknik analisis model persamaan struktural (SEM) pada sampel 126 pegawai operasional yang menjadi pemakai online system. Kriteria kecukupan jumlah sampel dalam SEM, digunakan pendekatan skor komposit dimensi yang diperoleh dari analisis faktor eksploratoris pada setiap konstruk. Uji measurement model dengan skor komposit dimensi sebagai indikator, disimpulkan model pengukuran diterima, kecuali untuk konstruk kepuasan kerja, karena model tidak dapat diidentifikasi (unidentified).
Berdasarkan analisis data disimpulkan bahwa 7 dari 9 jalur terbukti berpengaruh positif signifikan pada alpha 5%. Pengembangan pegawai melalui pelatihan dalam konteks implementasi online system di PT. Bank Jatim terbukti secara tidak langsung berpengaruh terhadap kepuasan kerja dan komitmen pegawai melalui kemampuan pegawai. Pengembangan pegawai melalui pelatihan dalam konteks implementasi online system di PT. Bank Jatim terbukti secara tidak langsung berpengaruh terhadap kinerja pegawai melalui kemampuan pegawai dan kepuasan kerja. Pegawai melalui pelatihan dalam konteks implementasi online systen. di PT. Bank Jatim secara tidak langsung tidak terbukti berpengaruh terhadap kinerja pegawai melalui komitmen pegawai. Berdasarkan tes mediasi disimpulkan bahwa kemampuan pegawai dan kepuasan kerja terbukti mampu menjadi mediasi secara penuh (fully mediated) pengaruh pelatihan terhadap kinerja pegawai. Sebaliknya komitmen pegawai tidak terbukti menjadi variabel antara pengaruh pelatihan terhadap kinerja pegawai.
Abstrak lain tentang Pengembangan pegawai dalam kerangka online system