Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Bisnis & Keuangan>Usaha Mikro>Strategi pemasaran usaha konveksi

Strategi pemasaran usaha konveksi

oleh: ayahenawal     Pengarang : indi
ª
 
/* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-style-parent:""; font-size:10.0pt; font-family:"Times New Roman";}

Untuk dapat mensiasati persaingan yang semakin ketat, banyak langkah yang di lakukan Ribel Collection, yaitu dengan mencari bahan baku kain yang harganya masih murah namun dengan kualitas yang baik, hal ini dilakukan sebagai upaya strategi untuk menekan biaya produksi, sehingga harga produknya bisa lebih murah. “Saya memperoleh bahan kain dari tangan pertama dan memilih kualitas bahan kain yang bagus dan menarik, kebetulan juga selama ini telah memenuhi standar produksi ”, demikian ungkapnya.

Dan menanggapi masalah adanya persaingan dengan barang – barang yang sama dimana telah banyak dijual di pasaran, baginya itu adalah hal yang wajar, sebagai bagian dari dinamika dunia usaha, persaingan justru menjadi bagian dari motivasi, “ Di sekitar wilayah ini hampir sebagian besar masyarakatnya menekuni konveksi, kalau kita berkutat masalah persaingan jelas tentu saja sudah didepan mata, namun kan namanya usaha itu tidak boleh pantang menyerah dan memandang masalah dari salah satu sudut pandang saja, karena wilayah ini sudah menjadi ikon konveksi jadi kita masuk di usaha ini ya sudah harus bisa menyadari konsekwensi awal yaitu adanya kemungkinan produk yang sama dengan pegrajin konveksi lainnya, “ ujarnya mantap. Namun yang bisa menjadikan peluang adalah walaupun barang dan produksinya sama, produk konveksi harus punya ciri khas, dengan memberikan pelayanan yang terbaik, lebih inovatif, variatif, kualitas jahitan yang lebih rapi dan juga harga yang mampu bersaing, itulah yang menjadi nilai jual dan dapat disebut sebagai persaingan bisnis yang sehat.

Sebagai salah satu pengrajin senior yang telah mengeluti usaha ini selama kurang lebih 15 tahun, banyak sekali suka duka yang talh dilalui nya “semua berawal dari nol” ujarnya mengenang, dari mulai masalah kesulitan bahan baku sampai dari setoran pedagang yang macet telah menjadi bagian dari perjalanan usaha ini, “menjadi pedagang itu harus siap menanggung segala resiko, termasuk kerugian karena usaha ini tidak bisa terlepas dari hubungan dengan banyak orang yang bersal dari berbagai karakter dan latar belankang, sehingga harus pinter-pinternya kita memutar strategi agar tetap terus bisa berjalan, ujarnya bijak.

Bagi ibu dua anak yang telah beranjak dewasa ini, usaha ini merupakan sebuah pilihan yang tepat, selain dukungan dari suami tercinta yang kebetulan bekerja di pabrik tekstil, juga ternyata memberikan prospek masa depan yang sangat menjanjikan, karena selain secara financial menguntungkan, juga terbuka luas untuk dapat membuka jaringan untuk bisa bertemu dengan berbagai pihak seperti para pembeli, pedagang dan juga instansi Pemerintah.

Memang membina relasi ini merupakan hal yang utama untuk memperlancar usahanya, karena pangsa pasar tidak pernah berhenti dan terus berputar, bahkan karena telah eksis dan memiliki pangsa pasar yang jelas, produk Ribel Colelction tidak memasarkan sendiri, namun para pedaganglah yang datang dan melalukan pemasaran, dengan demikian konveksi ini lebih konsentrasi pada jumlah produksi dan juga pemesanan saja.

Dengan memperkerjakan sekitar 20 orang perajin baik sebagai tenaga jahit, potong pola, maupun obras telah mampu mendorong quantity produksi mencapai ratusan barang setiap harinya,sehingga mampu mencapai nilai permintaan pasaran yang terus naik secara signifikan.

Walaupun dengan menerapkan sistem manajeman yang masih konvensional, namun produksi dan pemararan konvensi dapat terkendali dengan baik, hal ini karena segala sesuatunya dilakukan dengan transparan dan penuh kekeluargaan dalam menjalankan roda usahanya, seperti dengan menerapan padat karya dengan sistem borongan dan harian lepas, setidaknya telah mampu memperkerjakan masyarakat sekitar berkesinambungan.

Memang usaha konveksi di daerah ini telah menjadi bagian hidup bagi sebagian masyarakat sekitar, hal ini juga merupakan profesi dan mata pencaharian sehari-hari, yang berlangsung terus menerus dan turun temurun, peluang inilah yang juga ditangkap oleh Ribel Coleection untuk memperdayakan masyarakat sekitar terutama wanita dan ibu-ibu yang sambari mengurus rumah tangganya memiliki usaha sampingan dengan menjadi penjahit lepas, yaitu dengan mengambil bahan di konveksi kemudian bisa di potong dan dijahit dirumah dan setelah jadi maka di drop kembali kepada konveksi, dengan sistem ini terasa lebih fleksible karena selain tidak terlalu mengikat juga memberi keleluasaan para penjahit untuk mengatur jam bekerja dan juga jumlah produksinya.

Namun walaupun mereka saling kenal dan merupakan warga sekitar, penerapan kesepakatan kerja juga dilakukan, seperti koordinasi jumlah barang yang akan dijahit sampai melakukan kontrol jahitan tetap diberlakukan agar kualitas tetap terjaga. Dengan memulai aktivitasnya dari pukul 8 pagi sampai dengan 5 sore ini, Ribel Collection siap melayani para pembeli dan pedagang yang datang untuk memulai suatu usaha dan karya di tempat konveksi ini dengan suasana yang menyenangkan dan penuh dengan optimisme
Diterbitkan di: 25 Oktober, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    kalkulasi perhitungan modal dan perputaran konveksi berapa siih ? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    klo skrg djkrt khususnya,jika ingin merintis membuka usaha konveksi,kira-kira brp modal awal yang dbtuhkn ya?tp dg kondisi sewa tempat/rumah produksi,sedangkan perlengkapan prduksi sprt msin dll cash? Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.