Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Bisnis & Keuangan>Usaha Mikro>Cinta PRODUK NASIONAL, YANG MANA...?????

Cinta PRODUK NASIONAL, YANG MANA...?????

oleh: cechgentong     Pengarang : Cech Gentong
ª
 
CINTA PRODUK NASIONAL, YANG MANA...?????

Krisis global yang mulai merambah kemana-mana termasuk negara-negara maju dan Indonesia (walaupun katanya kecil dampaknya bagi Indonesia), membuat negara-negara di dunia melakukan revisi terhadap anggaran dan strategi pembangunannya. Mereka mulai melakukan optimalisasi produk dalam negeri agar perekonomian dapat terus berjalan. Bagaimana dengan Indonesia ? Pemerintah memang telah mencanangkan untuk memberikan semacam talangan kepada Industri dalam negeri dan mulai mengkampanyekan kembali pemakaian produk dalam negeri (produk nasional)

Hal ini ditandai dengan pernyataan Wapres Jusuf Kalla yang menghimbau seluruh pejabat mulai menggunakan produk nasional. Aksi nyata yang dilakukan oleh beliau adalah mendatangi Sentra Industri Sepatu di Cibaduyut, Bandung dan sempat membeli sepatu produksi Cibaduyut. Disamping Beliau kadang-kadang melakukan sidak kepada para pejabat terutama para menteri kabinet saat akan melakukan rapat dengan menanyakan dan meminta ditunjukkan oleh menterinya apakah sepatu yang dipakai oleh pejabat itu benar-benar produk dalam negeri. Dengan bangganya, beliau menunjukkan sepatunya yang dibeli oleh sang isteri adalah produksi industri sepatu di Tangerang walaupun nama mereknya memakai tulisan asing. Bahkan Menperin, Fahmi Idris sampai memperlihatkan sepatunya di meja dan menunjukkan kecintaannya kepada produk nasional.

Peristiwa selanjutnya adalah ketika artis Tamara Blezinsky berkunjung ke Nusa Tenggara Timur (NTT) sebagai Duta Tinju. Di NTT, Tamara juga diangkat sebagai Duta Tenun Ikat khas NTT dan dengan bangganya menunjukka produk lokal NTT yang berkualitas baik apalagi dirancang oleh desainer muda Oscar Lawalatta.

Memang membanggakan karena tokoh-tokoh diatas secara bukti nyata jelas-jelas mendukung kampanye Cintailah Produk Indonesia. Tetapi pertanyaannya adalah sebenarnya apa sih yang dimaksud dengan produk nasional agar kita sebagai bangsa Indonesia benar-benar bangga memakainya.

1. Apakah produk nasional itu adalah produk 100% berasal dari dalam negeri, maksudnya adalah mulai dari bahan baku, mesin-mesin produksi, modal kerja sampai pekerjanya memang berasal dari Indonesia ?
Terlalu ekstrimkah ????

2. Apakah suatu produk dianggap produk nasional apabila bahan baku, tenaga kerja, modal kerja 100 % lokal tapi mesin produksinya boleh dari luar ?

3. Bagaimana dengan kasus sepatu, makanan (mi, roti, biskuit, susu), kendaraan (motor, mobil), mesin-mesin produksi, sandang dan lain-lain ? Apakah produk-produk tersebut dianggap produk nasional ?

Selengkapnya dapat di baca di http://cechgentong.multiply.com/journal/item/235
Diterbitkan di: 04 September, 2009   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.