Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

www.eciputra.com

oleh: niagara009    
ª
 

CEO MNC Group Hary Tanoesoedibjo (HT) mengaku semasa sekolahnya di SMP dan SMA sangat malas dan sering bolos, bahkan sempat kena skors. Namun hal tersebut hanyalah masa kelam baginya, saat ini HT telah menjadi raja di bisnis media.


Hary menjelaskan, memang saat dia semasa sekolah SMP dan SMA mengalami tingkat kemalasan yang sangat tinggi, bahkan sempat diskors dan mendapatkan ijazah keluaran dari PDK (setara dengan paket C) tapi semua hal tersebut hilang begitu saja saat dia memasuki perguruan tinggi dan lulus dengan predikat baik.


Melihat itu semua, Hary Tanoe pun bangkit setelah menyelesaikan sekolah tingginya dengan memasuki bisnisnya pada 1990, dengan semangat dan niat usahanya pun berkembang sampai sekarang, saat ini dia menjadi penguasa di bisnis media dengan omzet yang sangat tinggi.


Kesimpulannya, lebih lanjut HT mengungkapkan, bahwa kesuksesan seseorang jangan dilihat dari awal tapi lihat di depannya, apakah memiliki tekad dan niat yang kuat untuk menjadi orang sukses.


Hary mengaku, sampai saat ini perusahaan-perusahaan yang dibangunnya sudah mencapai 23 ribu karyawan yang tersebar di Amerika Serikat (AS) dan sisanya di perusahaan yang ada di Indonesia. "Saat ini saya sudah memiliki 23 ribu karyawan yaitu di Amerika satu perusahaan dan sisanya di Indonesia," katanya.


Meski demikian, sebagai pengusaha dia juga pernah mengalami masa sulit. Krisis pada 1997-1998, diakui Hary, juga membuat kinerja perusahaannya yang dikelolanya sempat mengalami penurunan. Tapi dengan usaha dan niat akhirnya sampai saat ini perusahaan yang dikelolanya bisa lebih berkembang terlebih lagi di bidang media.


Hary juga bercerita, bahwa setiap bekerja dirinya selalu mempunyai inovasi untuk selalu menjadi yang nomor satu dan terbaik. "Kalau saya kerja, saya selalu berinovasi selalu menjadi nomor satu," tutupnya

Diterbitkan di: 23 Mei, 2013   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.