Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Peluang USAHA BUDIDAYA JAHE MERAH

oleh: tasurun    
ª
 
Jahe merah adalah tanaman rempah-rempah yang memiliki banyak manfaat. Pengetahuan masyarakat akan khasiat jahe merah membuat permintaan produk semakin meningkat. Sayangnya, peningkatan itu tidak diimbangi dengan peningkatan produksi.


Jahe merah menjadi salah satu jenis tanaman obat yang sedang menjadi primadona. Selain menyajikan rasa hangat alami manfaat jahe merah sangat banyak. Manfaatnya antara lain, sebagai bumbu masak, pemberi aroma dan rasa pada roti, kue, biskuit, kembang gula, dan berbagai makanan dan minuman.

Jahe merah juga bisa digunakan sebagai bahan baku industri obat, minyak wangi, industri jamu tradisional. Juga produk olahan lain seperti asinan jahe, acar, lalap, bandrek, sekoteng dan sirup. Bahkan dewasa ini petani cabai juga menggunakan jahe sebagai pestisida alami.

Selain dijual dalam bentuk segar, kering, bubuk dan awetan jahe, hasil penyulingan jahe juga bernilai ekonomis tinggi karena bisa digunakan sebagai bahan campuran minuman beralkohol, dan es krim.

Sebenarnya selain jahe merah, masih ada jenis jahe lain yaitu jahe putih atau jahe gajah, dan jahe emprit. Namun dari beberapa macam jahe tersebut, saat ini pamor jahe merah sedang naik daun.

1. Darul Mahbar asal Jakarta.


Darul memiliki usaha pembuatan minuman berbahan pokok jahe merah merek Cangkir Merah dan Cangkir Mas.

Dari usaha ini, ia mengaku memperoleh omzet minimal Rp 100 juta per bulan. Selain di pasarkan di dalam negeri, jahe merah buatan Darul juga merambah pasar Amerika Serikat dan beberapa negara Eropa.

Darul mengatakan, dalam dua tahun terakhir tren permintaan produk berbahan jahe merah meningkat pesat. Hal itu disebabkan semakin meningkatnya pengetahuan masyarakat tentang khasiat jahe merah.

Walaupun terjadi peningkatan permintaan, persediaan jahe merah masih kurang. Kurangnya pasokan membuat harga jahe merah di pasaran naik sekitar 400% dalam dua tahun terakhir.

Sekarang ini, harga jahe merah paling murah di pasaran sekitar Rp 10.000 per kilogram (kg). Harga itu meroket jika dibanding tiga tahun lalu yang sempat turun drastis. Penurunan harga membuat banyak petani jahe berhenti menanam.

Kurangnya pasokan juga disebabkan karena faktor cuaca. Anomali cuaca yang terjadi hampir di seluruh belahan dunia, termasuk Indonesia membuat produksi jahe menurun.

Untuk memenuhi kebutuhan jahe merah yang mencapai 15 ton per bulan, Darul bekerja sama dengan sejumlah petani di Wonosobo dan Palembang. Namun perkembangan usaha, membuatnya harus memikirkan bagaimana memperoleh pasokan secara cepat.

1. Sutomo Muntoha, pemilik CV Jahe Merah di Jakarta.


Menurutnya, selain untuk kebutuhan dalam negeri, permintaan ekspor jahe merah bisa mencapai satu ton per hari. Selain menanam sendiri, Sutomo juga membeli jahe merah dari petani lain. Dalam sebulan, dia mampu mengumpulkan jahe merah hingga 120 ton. Namun pasokan yang diterimanya masih kurang, sehingga dia harus mengimpor dari India dan Vietnam.

Diterbitkan di: 23 Nopember, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    Saya siap bermitra dengan bapak bila mana rasa kepercayaan yang tinggi kepada saya 085649721306/081230578522 Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    bgaimana dan dimana saya bisa memasarkannya??? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    dimana saya bisa menjual jahe merah sekala besar ( 1 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    ke laut aje hehehe 26 Maret 2013
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    apakah sy bisa menyuplai juga pak? saya punya banyak stok, dan pengirimannya bisa kontinyu... Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.