Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Alat Pengukur Kinerja Perusahaan

oleh: miftachudin    
ª
 
Selama beberapa tahun terakhir dalam penilaian kinerja suatu perusahaan telah berkembang suatu alat untuk mengukur kinerja perusahaan. Khususnya untuk mengukur penciptaan nilai.

EVA mengukur besamya nilai yang diciptakan oleh perusahaan karena berbeda dengan pengukuran akuntansi tradisonal, EVA memperhitungkan biaya modal atas investasi yang dilakukan. Dengan memperhitungkan biaya modal, EVA mengindikasikan seberapa jauh perusahaan telah menciptakan nilai bagi pemilik modal.

EVA juga merupakan tolok ukur kinerja keuangan yang berbasis nilai yang mengambarkanjumlah absolut dinilai pemegang saharn (share holder value) yang dapat dihasilkan (created) atau dirusak (distroyed) pada suatu periode tertentu EVA yang positifmenunjukkan penciptaan nilai ( value creation) dengan kata lain EVA yang positif menunjukkan bahwa tingkat pengembalian yang dihasilkan perusahaan berlebih. Tingkat biaya modal atau tingkat pengembangan yang diinginkan investor bagi para pengguna informasi keuangan para investor di pasar modal EVA menawarkan altematif baru dan melakukan penilaian terhadap kinerja suatu emiten.

Salah satu tingkat pengembalian yang dihasilkan berasal dari saham (return saham) kajian EVA dapat membantu investor kajian EVA dapat membantu investor mengambil keputusan mengatasinya di pasar modal ditengah kegamangan investor terhadap berbagai acuan analisis yang sudah ada, mungkin bisa dijadika altematif dalam pengambilan keputusan karena berbagai saham memiliki kinerja keuangan baik tapi hanya sahamnya terseok. tersebut yang perlu diperhatikan adalah EVA hanya melakukan penilaian dalam suatu periode tertentu jadi dukar unuk menentukan kinerja mendatang, kebanyakan perusahaan kurang opened terhadap kondisi intern perusahaan sehingga dapat pula dimanipulasi data laporan keuangan sehingga masih perlu dipelajari dan dicermati.

Melalui 59 sampel perusahan manufaktur di PT BEJ tahun 2002 dari hasil perhitungan dan analisa data yang menggunakan alat analisis regresi sederhana dengan taraf kepercayaan 95% mempunyai koefisien determinasi sebesar 8,6%. Implikasi dari hasil penelitian tersebut investor akan memperoleh return saham yang tinggi jika emiten mempunyai EVA yang tinggi pula. Dengan demeikian investor yang rasional akan menggunakan EVA sebagai suatu informasi penting dalam pengambilan keputusan investasi saham yang dilakukan. Rasionalitas investor tersebut dapat diketahui dari modal matematis yang menggambarkan pengaruh EVA terhadap pertumbuhan saham. Jika EVA berpengaruh terhadap signifikan maka investasi di pasar modal merupakan investas yang rasional karena dengan melihat EVA yang rendah akan menghargai saham dengan harga rendah pula.

Diterbitkan di: 22 Oktober, 2010   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.