Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Neraca dan Perubahan Modal

oleh: SieChampions    
ª
 

LAPORAN PERUBAHAN MODAL

Laporan perubahan modal (equity owner statement) adalah laporan yang menunjukkan sebab-sebab adanya perubahan modal, dari modal awal periode sampai ke modal akhir periode. Perusahaan dengan bentuk perseroan, perubahan modalnya ditunjukkan di dalam laporan laba ditahan (retained earnings). Di dalam laporan ini ditunjukkan laba ditahan awal periode, ditambah dengan laba/rugi bersih seperti yang tercantum di laporan laba rugi dan dikurangi dengan dividen yang diumumkan selama periode yang bersangkutan. Penambahan modal terjadi bila laba bersih lebih besar dari pengambilan pribadi (prive), pengurangan modal terjadi bila laba bersih lebih kecil dari pengambilan pribadi (prive)


NERACA (BALANCE SHEET)

Neraca adalah suatu laporan yang disusun secara sistematis mengenai posisi keuangan perusahaan pada suatu saat tertentu. Posisi keuangan tersebut menunjukkan keadaan assets (harta) yang dimiliki perusahaan, dan menunjukkan sumber darimana assets tersebut diperoleh yaitu dari liabilities (utang) dan dari owners equity (modal sendiri). Dengan kata lain balance sheet adalah suatu laporan yang disusun secara sistematis tentang keadaan assets, Liabilities dan owners equity perusahaan pada suatu saat tertentu.


Ø KOMPONEN-KOMPONEN NERACA

1. Assets (aktiva), diklasifikasikan menurut tingkat likuiditasnya, meliputi aktiva lancar, investasi jangka panjang, aktiva tetap, aktiva tidak berwujud, dan aktiva lain-lain. Assets adalah semua kekayaan yang dimiliki suatu perusahaan, baik yang berwujud maupun yang tidak berwujud yang dapat dinilai dengan uang dan digunakan dalam operasi perusahaan, dan dapat dibedakan atas 2 kelompok utama yaitu :

1. Current assets (harta lancar), ialah harta yang berupa uang tunai atau cash atau yang berupa barang-barang lain yang dalam jangka pendek diharapkan akan menjadi uang tunai. Ukuran jangka pendek ini umumnya tidak lebih dari 1 tahun/1 siklus akuntansi.

2. Fixed assets (harta tetap) ialah harta yang diharapkan menjadi uang tunai dalam jangka panjang, dapat pula dikatakan bahwa asset tetap adalah kekayaan yang dimiliki perusahaan yang pemakaiannya (umur ekonomis) lebih dari 1 tahun digunakan untuk operasi dan tidak untuk dijual. Umumnya ukuran jangka panjang yang digunakan adalah jangka waktu 1 tahun atau lebih.

2. Liabilities (kewajiban), diklasifikasikan menurut urutan jatuh tempo, meliputi utang jangka pendek, utang jangka panjang dan utang lainnya.

Liabilities adalah semua kewajiban perusahaan kepada pihak lain kecuali pemilik perusahaan yang harus dilunasi jika sudah tiba waktunya dengan menyerahkan aktiva atau sumber daya perusahaan (berupa pelunasan) berdasarkan jangka waktu pelunasan, utang dikelompokkan menjadi 3, yaitu:

a. Utang lancar (current liabilities) adalah utang perusahaan yang harus dilunasi dalam waktu tidak lebih dari 1 tahun.

b. Utang jangka panjang (long term debt) adalah utang perusahaan yang jangka waktu pelunasannya lebih dari 1 tahun.

c. Utang lain-lain yang tidak termasuk ke dalam kedua utang tersebut di atas. Contoh: uang pinjaman yang diterima dari pelanggan.


3. OWNERS EQUITY

Adalah kewajiban perusahaan kepada para pemilik perusahaan, yang harus dipenuhi atau dilunasi jika sudah sampai waktunya, yaitu jika perusahaan dibubarkan (dilikwidir). Atau dengan lain perkataan, owners equity ialah modal perusahaan yang berasal atau menjadi hak para pemilik perusahaan. Ekuitas diklasifikasikan menurut kekekalannya untuk PT meliputi modal saham, agio saham/premi dan laba yang ditahan, sedangkan untuk koperasi meliputi simpanan pokok, simpanan wajib, dan cadangan, begitu pula perusahaan perseorangan.

Bentuk neraca ada 2 macam, yaitu:

a. Neraca bentuk skontro (account form)

Dalam bentuk ini neraca disusun dengan bentuk sebelah menyebelah. Aktiva ditempatkan di sebelah kiri (debet) sedangkan pasiva ditempatkan di sebelah kanan (kredit).

b. Neraca bentuk stafel (bentuk laporan)

Dalam bentuk ini neraca disusun dengan bentuk vertikal. Pasiva disajikan di bawah/ setelah aktiva disajikan.

/* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-style-parent:""; line-heigh t:115%; font-size:11.0pt; font-family:" Calibri","sans-serif"; mso-bidi-font-family:"TimesNew Roman";}

Ø KEGUNAAN BALANCE SHEET

1. Mengadakan analisa tentang likuiditas dan solvabilitas perusahaan, yang berhubungan dengan masalah kemampuan perusahaan untuk memenuhi utang- utangnya.

2. Mengadakan analisa rentabilitas perusahaan yang berhubungan dengan masalah kemampuan perusahaan untuk memperoleh keuntungan dari kegiatan usahanya.

3. Mengadakan analisa-analisa turn over yang berhubungan dengan masalah efisiensi penggunaan modal.

4. Dengan membandingkan balance sheet dari tahun ke tahun berturut- turut dapat pula diadakan analisa-analisa tentang perkembangan perusahaan, analisa sumber dan penggunaan dana dan sebagainya.

/* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-style-parent:""; line-heigh t:115%; font-size:11.0pt; font-family:" Calibri","sans-serif"; mso-bidi-font-family:"TimesNew Roman";}
Diterbitkan di: 22 September, 2012   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.