Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Aplikasi Break Even Point

oleh: safety26    
ª
 
KONSEP ANALISA BREAK EVENT POINT Break Event Point sering juga disebut sebagia titik impas atau titik pulang pokok, dimana suatu keadaan perusahaan tidak memperoleh laba dan tidak mengalami kerugian. Dengan kata lain bahwa nilai pendapatan (Revenue) sama dengan nilai biaya (Cost) sehingga tidak memperoleh laba ataupun rugi. Dari hal tersebut, maka dapat terlihat keterkaitan antara Pendapatan, biaya dan volume penjualan dalam pengaruhnya terhadap laba perusahaan.Untuk melakukan analisa BEP, harus dapat mengklasifikasikan biaya menjadi biaya tetap dan biaya variable (mengenai karakteristik biaya akan dijelaskan pada posting yang lain). Dalam melakukan perhitungan BEP, dapat dilakukan dengan menggunakan dua Metode :
1. Metode Matematika1. Total Revenue (TR) = Harga per Unit x Jumlah Unit Terjual2. Total Cost (TC) = Biaya Tetap + (Biaya Variabel per Unit x Jumlah Unit Terjual)3. Laba = TR – TCDari perhitungan matematika diatas, maka dapat ditentukan margin kontribusi (yaitu selisih antara Total Revenue dengan Biaya Variabel yang dapat menutup jumlah Biaya Tetap). Margin Kontibusi ini merupakan batas minimal/keamanan yang harus dicapai oleh perusahaan agar tidak mengalami kerugian.
2. Metode GrafisBentuk garis linier yang mewakili pendapatan penjualan dengan total biaya. Persilangan dua garis tersebut merupakan titik impas atau BEP
Untuk Rumus BEP dalam perhitungan jumlah unit atau harga jual per unit untuk mencapai tingkat margin kontribusi dengan tingkat laba atau penjualan dianggarkan akan dibahas pada postingan yang lain (masuk dalam kelompok SIM yang sedang dipersiapkan dalam blog ini).Secara konsep aplikasi ini bertujuan untuk melakukan pengolahan data dasar dengan menggunakan rumus perhitungan BEP, sehingga dapat diperoleh nilai yang harus dipenuhi apabila ditentukan anggaran/perencanaan penjualan suatu perusahaan (Margin Kontribusi). Pembuktian ketepatan/kesesuaian hasil perhitungan ini, secara sistim akan ditampilkan dalam bentuk format Rugi Laba direncanakan.
Data Dasar yang akan diolah dalam sistim aplikasi ini untuk melakukan perhitungan analisa BEP, sbb :
1 Data Kapasitas Unit Penjualan/Produksi dianggarkan
2. Data Harga Jual Satuan Unit3
3. Harga Pokok Penjualan Satuan per Unit (Biaya Variabel)
4. Biaya Pemasaran Variabel Satuan per Unit (Biaya Variabel)
5. Biaya Administrasi Variabel Satuan per Unit (Biaya Variabel)
6. Data Total Harga Pokok Penjualan (Biaya Tetap)
7. Data Total Biaya Tetap Administrasi dan Penjualan
Dari data diatas, dalam aplikasi perhitungan Break Event Point metode yang akan digunakan dikelompokkan menjadi :
1. Perhitungan BEP dari segi jumlah unit yang harus dijual dan nilai penjualan yang harus dicapai/diperolehKuantitas Penjualan = Biaya Tetap / {Harga Jual per Unit-(Total Biaya Variabel per Unit)}Nilai Penjualan = Biaya Tetap / {1-(Total Biaya Variabel per Unit/Harga Jual per Unit)}
2. Laba Dianggarkan pada kapasitas normal penjualanLaba Dianggarkan = (Jumlah Unit Jual x Harga Jual Satuan)-{(Total Biaya Tetap)-{(Total Biaya Variabel)*Jumlah Unit Jual)}}
3. Tingkat Penjualan yang dianggarkan berdasarkan persentase Laba dianggarkan dari Total BiayaKuantitas Penjualan = {Total Biaya Tetap+(Total Biaya Tetap x Persentase Laba Dianggarkan)}/{Harga Jual Satuan-(Total Biaya Variabel Satuan+(Total Biaya Variabel Satuan x Persentase Laba Dianggrakan)}Nilai Penjualan = Kuantitas Penjualan x Harga Jual Satuan
4. Tingkat Penjualan yang dianggarkan berdasarkan persentase Laba dianggarkan dari Total PendapatanKuantitas Penjualan = Total Biaya Tetap / {(Harga Jual per Unit – (Total Biaya Variabel + (Persentase Laba Dianggarkan x Harga Jual per Unit)}Nilai Penjualan = Kuantitas Penjualan x Harga Jual per Unit
5. Tingkat Penjualan yang Harus dicapai berdasarkan tingkat Laba DianggarkanKuantitas Penjualan = (Total Biaya Tetap + Laba Dianggarkan) / {Harga Jual per Unit – (Total Biaya Variabel per Unit)}Nilai Penjualan = Kuantitas Penjualan x Harga Jual per Unit
6. Minimal Tingkat Penjualan yang harus dicapai berdasarkan Tingkat Kerugian DianggarkanKuantitas Penjualan = (Total Biaya Tetap – Tingkat Kerugian Dianggarkan) / (Harga Jual per Unit – Total Biaya Variabel per Unit)
Aplikasi Analisa Break Event Point ini dibuat dalam dua bentuk aplikasi, yaitu :
1. Kalkulator Perhitungan BEPBentuk Aplikasi yang digunakan untuk menganalisa per satu jenis produk serta tidak dapat mengakomodir perbandingan antara data produk yang sama ataupun antar produk secara keseluruhan. Karena sifatnya yang difungsikan sebagai kalkulator, maka perubahan atau fluktuasi biaya beserta pengaruhnya pada perencanaan laba (BEP) tidak dapat ditampilkan
2. Menggunakan Database ExcelBentuk aplikasi yang dibuat merupakan aplikasi pengolah data excel untuk dapat menampilkan format laporan yang diinginkan. Susunan Tabel data dibuat untuk dapat dilakukan perbandingan perhitungan BEP antar data produk, mengakomodir fluktuasi/asumsi terjadinya perubahan factor-faktor yang menjadi dasar perhitungan BEP dan disertakan grafik perbandingan antar factor-faktor penentu BEP dan Hasil perhitungan Kuantitas serta Nilai penjualan tiap metode antar periode dan Asumsi
Yang dimaksud asumsi adalah perkiraan atau rencana yang dianggarkan dalam satu tahun. Pada bentuk aplikasi ke dua (Excel), hasil penjualan per hari ataupun per bulan dapat di monitoring progressnya terhadap tingkat Laba atau penjualan yang dianggarkan dalam satu tahun. Penjelasan mendetailnya akan dibuat dipostingan berikutbya….
Tampilan Form Utama Aplikasi Analisa Break Even Point (Calculator)

Read more: http://minimalizeapp.blogspot.com/2012/01/ko nsep-aplikasi-analisa-break-event.html#ixzz1tckv1on7
Diterbitkan di: 01 Mei, 2012   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.