Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Bisnis & Keuangan>Akuntansi>Jenis-Jenis Pengendalian Intern

Jenis-Jenis Pengendalian Intern

oleh: eagle2013    
ª
 

Menurut Willkinson (Mulyadi, 2001 : 190 – 193) pengendalian intern dapat diklasifikasikan menjadi 6 (enam) jenis yaitu : (1) Pengendalian Organisasi. Pengendalian organisasi dapat tercapai apabila ada pemisahan tanggung jawab yang tegas. Pemisahaan ini dapat berupa pemisahan tugas dan tanggung jawab diantara departemen dan didalam departemen pemrosesan data, yaitu pemisahan diantara fungsi-fungsi bagian penggontrol data dan bagian pemprograman dan pengembangan sistem. Pemisahan tugas dan tanggung jawab tersebut berupa : (a) Pemisahan tugas dan devisi, seperti antara pemberi wewenang dengan bagian yang menyimpan aktiva yang bersangkutan, antara bagian yang menyimpan aktiva yang bersangkutan dengan bagian pelaksana dan dengan bagian yang melakukan pengolahan data. (b) Pemisahan tugas dan tanggung jawab didalam fungsi sitem informasi akuntansi di bagian pengontrol data yang berfungsi sebagai penengah antara departemen dengan departemen EDP dan bagian yang mempersiapkan data (2) Pengendaliaan Dokumentasi. Dokumentasi ini dianggap sebagai materi tertulis atau sesuatu yang menyediakan informasi tentang suatu subjek. Semua elemen sistem informasi bersama-sama dengan organisasi dan kebijakan perusahaan yang terkait dengannya harus didokumentasikan. Dokumen yang lengkap dan dapat dimengerti dapat membantu dalam pelaksanaan pengendalian. (3) Pengendalian Perangkat Keras. Pengendalian ini merupakan pengendalian yang sudah dipasang didalam komputer oleh pabrik pembuatnya. Pengendalian perangkat keras yang biasanya digunakan adalah pengecekan baca sesudah tulis untuk memeriksa kecermatan data yang ditulis pada penyimpan pita megnetik atau disk magnetik, pengecekan baca ganda yang digunakan untuk memastikan apakah menggunakanlabel check yang secara otomatis memberitahu operator komputer isi dari label internal pada media penyimpanan. Adapun pengawasan perangkat keras yang dilakukan adalah : (a)Alat-alat apa saja yang telah dibeliberupa bagian-bagian dari komputer sebagai hardware harus dicatat dan dibandingkan. (b) Kapan saja ada penggantian atau perbaikan pada bagian komputer harus dicatat. Pencatatan berupa apa yang rusak, apa yang diganti dan siapa yang mengganti. (c) Laporan dari apa-apa saja yang diminta oleh komputer sebagai alat untuk perbaikan atau pengantian dari komputer yang ada kemudian dibandingkan dengan alat-alat yang ada sesudah adanya perbaikan (4) Tindakan Pengamanan. Bila pengendalian ini tidak dilakukan akan mengakibatkan menurunnya operasi kegiatan, membahayakan sistem, menurunnya pelayanan kepada pelanggan dan hilangnya harta kekayaan miliki perusahan. Penyebab tidak amannya fisik karena adanya pencurian, sabotase, kegagalan arus listrik, api, temperatur, debu dan bencana alam. Teknik pengendalian diterapkan pada kekayaan fisik, fasilitas perangkat keras dan data pengendalian tersebut dilakukan guna melindungi dari pencurian, bencana alam dan melindungi dari kerusakan. Khusus untuk pengendalian data juga dimaksudkan untuk perlindungan terhadap kehilangan suatu pengubahan deteksi atas usaha akses dan rekonstruksi arsip yang hilang.Untuk perlindungan terhadap pencurian dapat dilakukan dengan adanya satpam, daerah pagar, alarm, asuransi, pemantauan dengan monitor, tanda pengenal pasword, mesin penghancurkertas dan pengunian otomatis Perlindungan terhadap bencana alam dapat dilakukan dengan sistem penyemprotan air, lemari tahan api,alat pengatur kelembaban udara dan sumber listrik cadangan. Perlindungan terhadap kerusakan dan penghentian usaha dapat dilakukan dengan pemeliharaan preventif dan peralatan cadangan.(5)Pengendalian Praktek Manajemen. Pengendalian prosedur manajemen memudahkan dalam pencapaian suatu sasaran. Pengendalian prosedur ini terdiri dari prosedur untuk perubahan, pengembangan sistem baru dan (6) Pengendalian Transaksi. Pengendalian transaksi ternagi tiga yaitu : (a) Pengendalian Masukan. Pengendalian masukan mempunyai tugas untuk menyakinkan bahwa data transaksi yang valid telah lengkap, terkumpul semuanya serta bebas dari kesalahan dilakukan proses pengolahan. ( b) Pengendalian Pemrosesan. Tujuan dari pengendalian pengolahan ini adalah untuk mencegah kesalahan-kesalahan yang terjadi selama proses pengolahan data yang dilakukan setelah data dimasukan ke komputer. (c) Pengendalian Keluaran. Keluaran yang dihasilkan oleh sistem informasi harus lengkap, terpercaya dan disampaikan kepada pemakai yang berkepentingan. Pengendalian ini dibagi menjadi 2 (dua) yaitu untuk laporan berbentuk hardcopy (keluaran yang dicetak oleh printer) dan yang berbentuk softcopy (tampilan layar).

Diterbitkan di: 06 Juli, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
  1. 1. julia

    intern

    mengpa pengendalian intern menjadi salah satu bukti audit???

    0 Nilai 04 Desember 2012
X

.