Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Bisnis & Keuangan>Akuntansi>Definisi Intellectual Capital

Definisi Intellectual Capital

oleh: eagle2013    
ª
 
Dalam berbagai literatur, definisi Intellectual Capital (modal intelektual) seringkali dimaknai berbeda. Istilah IC pertama kali dikemukakan oleh Galbraith yang menulis surat yang ditujukan kepada teman sejawatnya, Michal Kalecki pada tahun 1969. Dalam tulisannya, Galbraith mengemukakan berikut ini: “I wonder if you realize how much those of us the world around have owed to the intellectual capital you have provided over these last decades” (Hudson, 1993 dalam Bontis, 2000). Stewart (1997, dalam Harniek, 2009) menjelaskan bahwa intellectual capital adalah intellectual material berupa pengetahuan, informasi, intellectual property, dan pengalaman yang dapat digunakan untuk menciptakan kekayaan. Sedangkan menurut International Federation of Accountants (1998, dalam Harniek, 2009), istilah intellectual capital sama dengan intellectual property, intellectual assets, dan knowledge assets. Sementara Heng (2001, dalam Sangkala, 2006) mengartikan modal intelektual sebagai aset berbasis pengetahuan dalam perusahaan yang melekat pada sumber daya manusia yang menjadi basis kompetensi inti perusahaan yang dapat mempengaruhi perkembangan daya tahan dan keunggulan perusahaan. Mark Valentine St. Leon (dalam Sangkala, 2006) mendefinisikan modal intelektual sebagai hasil dari proses transformasi pengetahuan atau pengetahuan itu sendiri, yang ditransformasi ke dalam aset yang bernilai bagi perusahaan. Sullivan (2000, dalam Sangkala, 2006) menyatakan bahwa intellectual capital adalah pengetahuan yang dapat diubah menjadi profit. Intellectual capital tidak hanya menyangkut pengetahuan dan keterampilan dari para karyawan, melainkan juga termasuk infrastruktur perusahaan, relasi dengan pelanggan, sistem informasi, teknologi, kemampuan berinovasi, dan berkreasi .

Diterbitkan di: 20 Juni, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.