Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Bisnis & Keuangan>Akuntansi>Akuntansi Sumber Daya Manusia

Akuntansi Sumber Daya Manusia

oleh: abrahamishaq     Pengarang : Sofyan Sahri Harahap
ª
 
Akuntansi Sumber Daya Manusia


The Comitee on Human Resources Accounting dan AAA (Belkaoui 1985) mendefinisikan ASDM adalah “Proses mengidentifikasi dan mengukur data tentang sumber daya manusia dan menyampaikan informasi ini kepada mereka yang berkepentingan
Ada tiga fungsinya, yaitu (1) sebagai kerangka kerja untuk membantu pengambilan keputusan di dalam SDM; (2) Memberikan informasi kuantitatif tentang Biaya dan nilai SDM sebagai unsure organisasi; dan (3) memotivasi manager mengadopsi informasi SDM dalam pengambilan keputusan yang menyangkut orang.
Belkaoui (1995) mendefinisikan akuntansi SDM sebagai suatu proses mengidentifikasi, mengukur data tentang SDM dan mengkomunikasikan informasi ini kepada pihak yang berkepentingan. Dari defenisi ini terdapat tiga tujuan akuntansi sumber daya manusia;
1. Mengidentifikasi nilai sumber daya manusia
2. Mengukur biaya dan nilai manusia yang dikontribusikan kepada perusahaan
3. Mengkaji pengaruh pemahaman informasi ini dan dampaknya pada perilaku manusia
Akuntansi SDM mencoba mencatat pengeluaran untuk sumber daya manuasia sebagai investasi atau aktiva bukan sebagai biaya (terkecuali pengeluaran minor tertentu yang dikelompokan langsung sebagai biaya). Pengeluaran dicatat sebagai investasi pengeluaran rekrutmen, hiring, formal, dan informal training, orientasi, pengembangan, dan lain sebagainya. Jumlah investasi ini dikapitalisasi dan akan diamortisasi secara periodic menurut taksiran tenure dari staf yang bersangkutan. Dalam hal ada pengunduran dari staf dicatat sebagai kerugian.

Tujuan Akuntansi Sumber Daya Manusia (ASDM) ini adalah memberikan informasi tentang sumber daya manusia dalam suatu perusahaan yang berguna bagi pengambil keputusan. Secara umum fungsi ASDM ini adalah sebagai berikut:
1. Untuk melengkapi informasi tentang nilai SDM untuk digunakan dalam proses pengambilan keputusan tentang perolehan, alokasi, pengembangan, pemeliharaan SDM agar tercapai efektifitas tujuan organisasi
2. Untuk memberikan informasi kepada manajer personalia agar dia dapat secara efektif memonitor dan menggukanakan SDM
3. Memeberikan indicator dalam pengawasan aktiva. Misalnya apakah akiva ini dipertahankan; dijual atau dinaikkan, berapakah nilainya?apakah nilai sumber daya ini berkurang atau naik selama periode tertentu?
4. Membantu pengembangan prinsip manajemen dengan menjelaskan akibat keuangan dari berbagai praktik ASDM
Di lain pihak, Belkaoui (1995) mengemukakan beberapa argument yang mendukung keberadaan ASDM ini sebagai berikut
1. Untuk bisa memenangkan strategi persaingan yang semakin tajam karena dengan adanya ASDM ini manajemen memiliki informasi yang lengkap, akurat dan relevan tentang SDM sehingga manajemen SDM Lebih baik
2. Dengan gelombang ketiga sebagaimana dikemukakan oleh Alvin Toffler akuntansi SDM ini sangat berperan. Toffler mengemukakan ada tiga gelombang perkembangan dunia, gelombang pertama ekonomi didominasi dan digerakkan sector pertanian dan pertambangan, gelombang kedua ekonomi digerakkan oleh sector industri dengan upah buruh yang murah, sedangkan gelombang ketiga ditandai dengan knowledge work atau knowledge badan ekonomi dimana ekonomi digerakkan oleh ilmu pengetahuan dan teknologi. Pada era ini dibutuhkan manajemen yang sangat tepat untuk SDM Itu, jika tidak bisa merugikan perusahaan.
3. Konflik antara pemilik modal dan buruh. Dalam situasi dimana konflik antara pemilik modal dan buruh maka sering yang terjadi adalah akuntansi partisipan yang juga disebut Partisan Accounting atau Adversary Accounting. Adversary Accounting ini adalah metode pencatatan akuntansi yang mementingkan pihak sendiri umumnya pemilik modal sehingga pihak lain merasa dirugikan sehingga muncul lagi konflik. Situasi inilah yang memunculkan employee reporting, human resources, accounting dan valur added reporting. Dengan adanya ASDM ini maka diharapkan konflik ini dapat diharmonisasikan
4. Mendukung Empowerment Procces. ASDM ini dapat mendukung empowerment process yaitu suatu proses meningkatkan perasaan peraya diri di antara anggota organisasi melalui identifikasi keadaan yang menimbulkan ketidakberdayaan dan dengan menghilangkan ketidakberdayaan ini oleh praktik organisasi formal dan teknik informal lainnya melalui pemberian informasi yang efektif. ASDM akan sangat membantu melaksanakan memberikan informasi dalam empowerment process ini

Sumber daya manusia sangat berbeda dengan aktiva perusahaan yang lainnya, dimana ia memiliki kemampuan fisik dan kemampuan untuk menghasilkan keuangan perusahaan. Manajemen Akuntansi Sumber Daya Manusia menurut Flamholts (1974:11) terdiri dari:
1. Akuisisi Sumber Daya Manusia
2. Pengembangan Sumber Daya Manusia
3. Kebijaksanaan Akuisisi dan Pengembangan Sumber Daya Manusia
4. Alokasi Sumber Daya Manusia
5. Konservasi Sumber Daya Manusia
6. Penggunaan Sumber Daya Manusia
7. Penilaian dan pemberian penghargaan kepada Sumber Daya Manusia
8. Keseluruha Fungsi Sumber Daya Manusia itu.

Diterbitkan di: 31 Mei, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    ada makalah tentang akuntansi sumber daya manusia tidak nya ??? tks admin,, Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    bagamana contoh akuisisi sumber daya manusia Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    apa fungsi dan manfaat dari akuntansi SDM? Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.