Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Bisnis & Keuangan>Akuntansi>Penilaian TERHADAP PENGENDALIAN INTERN KAS

Penilaian TERHADAP PENGENDALIAN INTERN KAS

oleh: MindoriYasha     Pengarang : HENY
ª
 


Kas merupakan aktiva yang paling lancar, artinya paling sering berubah. Hampir transakasi dengan pihak luar selalu mempengaruhi kas. Kas juga mudah dipindahtangankan, sehingga mudah digelapkan dan dimanipulasi. Hal ini tentu mendorong perusahaan untuk melakukan pengendalian terhadap kas, dan penataan sistem akuntansi baik dalam hal penerimaan maupun pengeluaran kas.
Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah bagaimana sistem akuntansi penerimaan dan pengeluaran kas pada PT. Mardi Mulyo Kebumen ?, apakah penerapan sistem pengendalian intern kas berfungsi dengan baik pada PT. Mardi Mulyo Kebumen ?. Dan apakah dengan menggunakan atribut sampling akan mengurangi penggunaan pertimbangan profesional akuntan pemeriksa ?.
Objek kajian dalam penelitian ini adalah sistem akuntansi penerimaan dan pengeluaran kas pada PT. Mardi Mulyo Kebumen selama 1 tahun, dengan sampel surat bukti kas masuk dan kas keluar periode tahun 2001. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, lenensioner dan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan adalah analisa kuantitatif dan analiasa kualitatif yaitu perbandingan teori dan kenyataan yang disusun secara sistematis. Variabel yang digunakan adalah model stop-or-go sampling dimana :
• Tingkat penyimpangan sampel / Desired Upper Precisien Limit
DUPL = AUPL = Reality for accurance obdfesired = 5%
Sample size
• tingkat keyakinan / Confident level (CL) = 95%
• dan tingkat kesalahan populasi / The Population Accurate Rate = 0
Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem akuntansi penerimaan dan pengeluaran kas pada PT. Mardi Mulyo Kebumen telah sesuai dengan ketentuan dan berjalan dengan baik. Sumber utama penerimaan kas pada PT. Mardi Mulyo berasal dari pelunasan tagihan. Sedangkan sumber lainnya bisa penerimaan setoran uang dari kantor cabang, penjualan tunai, dan pelunasan piutang.
Kegiatan penerimaan kas yang berasal dari pelunasan tagihan dimulai dari proses menyiapkan faktur penjualan yang telah jatuh tempo, daftar tagihan, proses penagihan, menyiapkan bukti kas masuk, dan pencatatan penerimaan kas. Bagian yang terkait dalam penerimaan kas dari pelunasan piutang meliputi yaitu seksi penagihan, kasir, dan seksi akuntansi. Dokumen yang digunakan adalah faktur yang sudah jatuh tempo, nota tagihan rangkap 5 lembar dan bukti kas masuk. Catatan akuntansi yang digunakan adalah buku harian kasir dan buku kas tabelaris.
Sedangkan prosedur pengeluaran kas pada PT. Mardi Mulyo Kebumen dimuali dari proses penagihan oleh supplier, penyiapan bukti pendukung pengeluaran kas, otorisasi pengeluaran kas, penyiapan bukti kas keluaran dan pencatatan pengeluaran kas tersebut. Bagian-bagian yang terlibat dalam proses pengeluaran kas adalah bagian pembelian, bagian akuntansi, dan kasir. Dokumen yang digunakan adalah nota tagihan yang dilampiri faktur dari supplier, arsip permintaan pembelian barang, bukti kas keluar. Catatan akuntansi yang digunakan adalah buku kas harian dan buku kas tabelaris.
Atas dasar hal-hal tersebut bahwa sistem pengendalian intern kas pada PT. Mardi Mulyo Kebumen dapat diandalkan untuk menghasilkan informasi keuangan yang dapat dipercaya, melindungi kekayaan perusahaan, meningkatkan efesiensi operasi perusahaan dan mendorong ditaatinya kebijaksanaan perusahaan yang telah ditetapkan.
Pengujian atribut sampling dilakukan pada voucher penerimaan kas, voucher pengeluaran kas, dokumen pendukung, dan pembukuan transalsi peneriomaan dan pengeluaran kas. Setiap voucher penerimaan kas dan voucher pengeluaran kas telah diotorisasi oleh pejabat yang berwenang yaitu kepala bagian keuangan atau wakilnya. Voucher penerimaan kas dan voucher pengeluaran kas yang dibuat telah lengkap dengan bukti pendukung yang sesuai atau cocok dan tidak terdapat transaksi yang fiktif. Transaksi penerimaan kas dan pengeluaran kas telah dicatat dan diklasifikasikan dengan benar. Hal ini menunjukkan bahwa suatu saldo rekening atau jumlah suatu rekening yang tercantum dalam laporan keuangan yang disajikan oleh bagian akuntansi dapat dipakai sebagai alat di dalam pengambilan keputusan.
Hasil evaluasi sitem pengendalian intern kas pada PT. Mardi Mulyo Kebumen menunjukkan bahwa sistem pengendalian intern tersebut dapat diandalkan sehingga penerapan atribute sampling dapat dilakukan. Dengan menggunakan atribut sampling tidak akan mengurangi penggunaan pertimbangan profesional akuntan pemeriksa, dan atribut sampling perlu digunakan dalam pemeriksaan akuntan baik oleh akuntan yang berpengalaman maupun oleh akuntan yang belum berpengalaman.
Diterbitkan di: 14 Maret, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    Bagaimana analisis kuantitatifnya guna menarik kesimpulan efektif atau tidak sistem pengendalian yang telah terpasang ? Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.